Bupati Inhil Apresiasi Komitmen Gelibu Indahnyasatuhati dalam Aksi Sosial
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budiyanto, menghadir
Artikel
JOMBANG-Nama KH Rofi'usy Syan masih menjadi perbicangan warga NU di Jombang. Kiai yang akrab dipanggil Gus Rofi' pengasuh PP Umar Zahid, Semelo Bandarkedungmulyo, Jombang ini, 'pergi' dengan penuh misteri.
Wakila, Gus Rofi' sesaat sebelum kapundut, sempat berteriak 'Rasulullah rawuh'. "Gus Rofi' meninggal saat mahalul qiyam (berdiri menyambut 'kedatangan' Kanjeng Nabi red.) Terbang (rebana) masih ada di tangan, seakan langsung mengikuti jejak Kanjeng Nabi," demikian disampaikan salah seorang anggota ISHARI (Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia) di Jombang.
Gegap gempita Maulid Nabi, Senin (19/11/2018) ba'da salat isya memang tengah berlangsung di hampir seluruh masjid dan Musholla. Begitu juga di Semelo Bandarkedungmulyo, Jombang. Tetapi tidak lama, sekitar pukul 20.00 wib beredar kabar Gus Rofi' kapundut. Kabar lewat medsos itu terus beredar.
Baca Juga:
Rosyid Anwar, salah seorang santrinya dibangkitmedia.com menuliskan kisahnya. Baginya, Gus Rofi' (Pondok Pesantren Umar Zahid) sudah tidak asing lagi, terutama setelah ia mendapatkan istri orang Jombang.
Baca Juga:
"Setiap ada keperluan, keluh kesah, kesempitan hidup atau pun ketika nikmat Allah datang padaku, dengan diberikannya kelapangan hidup, maka aku pasti mengunjungi pondok pesantren ini," tulis Rosyid Anwar.
Tidak ada yang istimewa, "Ya….sekedar kepingin tabarukan (ngalap berkah) dengan harapan bisa dekat dan dapat luapan barokah pengasuhnya," tambahnya.
Masih menurut Rosyid, ia juga memanggil KH Rofi'usy Syan dengan panggilan Gus Rofi', sama dengan yang dilakukan setiap orang yang berkunjung dan sowan ke ndalem beliau.
Perawakannya tinggi, gagah dengan badan yang proporsional. Wajahnya putih, bersih dan mengeluarkan aura yang menyejukkan mata. Sangat mungkin hal itu karena beliau istiqomah mendawamkan wudhu. Wajah bersihnya berpadu padan dengan rambutnya yang sudah memutih dan selalu tertutup kopyah putih yang menhgiasi kepalanya.
"Karena seringnya sowan, maka beliau menjadi hafal dengan muka bebalku ini. Yang seringkali datang sowan kalau ada keperluan saja, apalagi ketika kondisi kesehatan ayahku menurun, sampai akhirnya kapundut, saya seringkali sowan," tegasnya.
Bagi sebagian orang, tulisnya, termasuk saya, ketika sowan kepada kiai untuk menyampaikan persoalan hidup, seringkali bertemu dan bertatap muka saja sudah mampu menyelesai kan semua kegamangan, kegalauan dan kesulitan hidup.
Entahlah mungkin karena mereka adalah warosatul anbiya', para pewaris nabi, yang dalam menjalani hidup ini berusaha keras untuk ngepas-ngepaskedengan tindak lampah Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
"Pada suatu kesempatan sowan, saya diterima beliau di ruang tamu. Kebetulan saat itu tidak ada tamu lain yang sowan, jadi hanya kami berdua. Saya bertanya tentang thariqoh dan beliau tidak menjawabnya. Lalu beliau bercerita bahwa bacaan sholawat adalah wiridan rutin beliau," kenangnya.
Suatu saat ketika, kisahnya, ketika sedang membaca sholawat, antara sadar dan tidak. Tiba tiba datang seseorang yang memakai jubah dan memakai surban di kepalanya. Duduk di hadapan beliau dan memegang beliau. Keringat dingin mengucur didahi beliau. Muka beliau tertunduk tanpa mampu memandang wajah orang yang duduk tepat di hadapannya.
Orang tersebut berkata dengan suara yang tegas "Allahumma sholi ala Muhammad". Dengan gugup Gus Rofi' menjawab "Allahumma Sholli ala Sayidina Muhammad". Beliau menirukan ucapan orang tersebut, tetapi dengan menambahkan kata "Sayyidina". Hal itu berulang selam 3 kali, sehingga akhirnya orang tersebut pergi menghilang.
"Pengalaman itu disampaikan beliau kepada salah seorang Kiai senior di Perak, Jombang. Mendengar cerita tersebut, menangis dengan sesenggukanlah Kiai senior itu. Dan beliau membenarkan apa yang dirasakan oleh Gus Rofi' tersebut. Yah….Gus Rofi' merasakan orang yang datang kepadanya itu adalah Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Dan beliau berkeyakinan mencukupkan diri dengan membaca sholawat," kata Rosyid.
Dan malam itu, Senin (19/11/2018) di malam kelahiran akromul khalqi, 12 Rabiul Awal, dengan penuh khidmat beliau menabuh sendiri terbang (rebana) itu saat mahalul qiyam.
Saat berdiri menyambut kehadiran Kanjeng Nabi Muhammad SAW. Tiba tiba beliau berseru…."ROSULULLOOH RAWUH"… dan di saat itu pula Romo KH Rofi'usy Syan kapundut, mengikuti makhluk mulia yang sangat sangat dicintainya, yang disebut sebutnya setiap saat dan kesempatan, yang begitu dirindunya, yang kecintaan dan kerinduan itu telah menjadi denyut nadi, aliran darah, tarikan dan hembusan nafas beliau.
"Malam itu hembusan nafas terakhir beliau benar benar bersama kekasih yang datang menjemputnya dengan cara yang luar biasa indah," demikian Rosyid. Subahallah! Selamat jalan Gus Rofi', semoga Allah swt senantiasa menjaga panjenengan, dan seluruh keluarga yang ditinggal, diberikan ketabahan. Amin. (duta.co)
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, yang diwakili Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budiyanto, menghadir
Artikel
PEKAN BARU Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dan Aviation Security (Avsec) Bandara SSK II berhasil menggagalkan upaya p
Hukrim
Tembilahan, 23 Juli 2026 Bupati Indragiri Hilir diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil Dwi Budianto bersama
Artikel
Tembilahan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Indragiri Hilir memb
Artikel
PEKAN BARU Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Satresnarkoba Polres Kampar mengamankan seorang kurir narkoba berinisial
Hukrim
PekanbaruPolda Riau bersama Tim Satgas Pusat Studi Ilmu Kepolisian menggelar kegiatan penyiapan pembentukan Pusat Studi Kepolisian dan Pusa
Artikel
TEMBILAHAN Bupati Indragiri Hilir (Inhil), H. Herman, secara resmi melepas keberangkatan 131 jamaah umrah yang diberangkatkan oleh PT Bi
Islam
Pulau Burung, (23/7/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, meninjau langsung progres revitalisasi SD Negeri 005 Pulau Burung, Kecam
Artikel
Pulau Burung, (22/7/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) ke16 Tingkat
Advertorial
Tembilahan Dalam rangka memperingati Hari Bakti Adhyaksa ke66 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan silaturahmi ke K
Artikel