Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh Koordinasi Pendataan Lahan Jagung Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh melaksanakan kegiatan samban
Artikel
SEOUL (Pesisirnews.com) - Korea Selatan berduka atas kematian sedikitnya 151 orang, sebagian besar berusia remaja dan 20-an, yang terjebak dan harus kehilangan nyawa setelah kerumunan pesta Halloween yang besar melonjak ke gang sempit di distrik kehidupan malam di Seoul.
Saksi mata mengatakan jalan-jalan sangat padat dengan orang-orang dan kendaraan yang bergerak lambat sehingga hampir tidak mungkin bagi pekerja darurat dan ambulans untuk mencapai gang dekat Hamilton Hotel dengan cepat.
Dilaporkan gelombang kerumunan di daerah Itaewon pada Sabtu malam menyebabkan kekacauan "seperti neraka" ketika orang-orang saling berjatuhan "seperti domino."
Baca Juga:
Beberapa orang berdarah dari hidung dan mulut mereka saat diberikan CPR, kata saksi, sementara yang lain mengenakan kostum Halloween terus bernyanyi dan menari di dekatnya, mungkin tanpa mengetahui tingkat keparahan situasinya.
Kerabat yang khawatir bergegas ke rumah sakit untuk mencari orang yang mereka cintai pada hari Minggu, untuk memastikan apakah ada diantara mereka yang menjadi korban.
Baca Juga:
“Saya masih tidak percaya dengan apa yang telah terjadi. Rasanya seperti neraka,†kata Kim Mi Sung, seorang pejabat di sebuah organisasi nirlaba yang mempromosikan pariwisata di Itaewon, dikutip washingtontimes.com, Minggu.
Kim mengatakan dia melakukan CPR pada 10 orang yang tidak sadarkan diri dan sembilan di antaranya dinyatakan meninggal di tempat.
[br]
Kim menambahkan, 10 orang itu kebanyakan adalah wanita yang mengenakan pakaian penyihir dan kostum Halloween lainnya.
Lonjakan massa adalah bencana terburuk di negara itu dalam beberapa tahun. Puluhan ribu orang diyakini telah berkumpul di Itaewon untuk perayaan Halloween.
Sebagai informasi, Halloween adalah suatu perayaan yang dulunya sangat terbatas dirayakan di Amerika setiap tanggal 31 Oktober yaitu malam Hari Raya Semua Orang Kudus (All Hallows' Day).
Seiring perkembangan zaman, perayaan Halloween dapat dijumpai di sejumlah negara. Halloween yang pada mulanya terkait dengan kegiatan keagamaan kemudian berubah menjadi festival budaya modern meliputi Trick or treat (atau hal terkait penyamaran dengan kostum seram), menghadiri pesta kostum Halloween, mengukir labu menjadi lentera berwajah seram dan menyalakan api unggun besar. (PNC)
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bakau Aceh melaksanakan kegiatan samban
Artikel
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Sebanyak 173 orang jemaah Haji asal Indragiri Hilir (Inhil) tuntas menunaikan ibadah di Tanah Suci. Kepulangan
Advertorial
Tempuling Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Tempuling melaksana
Artikel
Tembilahan, (15/6/2026) Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, Tantawi Jauhari, memimpin apel pagi di lingkungan Pemerintah Kabupa
Advertorial
Tembilahan Peringatan Milad ke61 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menjadi momentum untuk mensyukuri berbagai capaian pembangunan sekal
Berita
Tembilahan, Sabtu (13/06/2026) malam Suasana penuh kegembiraan mewarnai malam puncak peringatan Milad ke61 Kabupaten Indragiri Hilir (I
Advertorial
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan pangan, Polsek Mandah melaksanakan kegiatan sambang dan koordinasi bersama ma
Artikel
Indragiri Hilir Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Kapolsek Tembilahan Hulu menggelar kegiatan nonton bareng (
Artikel
Tembilahan Dalam rangkaian peringatan Milad ke61 Kabupaten Inhil, Pemerintah Kabupaten Inhil menggelar Tablig Akbar bertema Syukuri An
Advertorial
Tembilahan Dalam rangkaian peringatan Milad ke61 Inhil, Bupati Inhil Herman, bersama Ketua TP PKK Inhil Katerina Susanti, meresmikan J
Advertorial