Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
Pesisirnews.com - Thailand kembalidikejutkan oleh penangkapan ular king cobra raksasa.
Setelah menangkapular king cobra sepanjang 6 meter diDistrik Sikao Provinsi Trang, Thailand petugaspenyelamat hewan kembali menangkapular tudungsepanjang 5 meter.
Ular king kobra seberat 20 kilogram ini ditangkap petugas penyelamat dengan tangan kosong di Kota Krabi, Provinsi Krabi, sehari setelah tangkapan raksasa di Trang.Baca Juga:
Provinsi Krabi bertetangga dengan provinsi penangkapan ular sebelumnya, tepatnya di bagian utara Provinsi Trang.
Dilansir dari The Nation online, petugas penyelamat Ao Nang mendapat laporan bahwa ada ular king kobra bersembunyi di dekat sebuah rumah di Kota Krabi.
Baca Juga:
Butuh sekitar 10 menit bagi petugas penyelamat untuk menemukan ular itu.
Sutee Naewhart (37) petugas yang menemukan king kobra itu, mencoba menarikekor king cobra tersebut dari tempat persembunyiannya.
Sutee kaget, ternyata ukuran ular king cobra itu sangat besar.
Ular itu langsung berbalik hendak menyerangnya sehingga Sutee akhirnya kabur.
"Ini luar biasa besarnya. Guncangannya sangat berat," kata Sutee kepadaThe Nation, Kamis (17/1/2019).
Butuh 20 menit bagi Sutee untuk mengendalikan ular itu sampai akhirnya tertangkap.
"Tidak sulit menangkap seekor ular dengan tangan kosong, tetapi Anda harus memikirkan keselamatan terlebih dahulu dan butuh latihan." kata Sutee.
Petugas penyelamat ini mengatakan bahwa ia tidak mau menggunakan jerat atau snare karena bisa menyakiti ular tersebut.
"Saya memang sengaja berlatih menangkap ular dengan tangan kosong. Tanpa pengalaman Anda bisa mati dengan gigitan ular, apalagi king cobra," katanya.
Sutee mengaku bahwaking cobra tangkapannya ini memang termasuk besar, apalagi untuk dilakukan seorang diri.
King cobra 6 meter
Sehari sebelumnya, petugas penyelamat binatang diThailand jugamwnangkap ular king cobra yang panjangnya 6 meter.
King Cobra raksasa ini masuk ke rumahwarga di sebuah perkebunan karetdi Distrik Sikao, Provinsi Trang,Thailand.
Untungnya,King Cobra yang termasuk paling mematikan dari seluruh jenis reptil itu tidak sampai membawa korban karena cepat ketahuan.
Namun, ukuranKing Cobrayang superpanjang itu membuatThailandheboh.
Ular tersebut, seperti dilansir Coconuts.co, masuk ke rumah seorang wanita berusia 23 tahun.
Begitu melihat ular warna hitam itu menjalar ke dalam rumahnya, wanita ini langsung lari ketakutan.
Seorang pekerja perkebunan karet, Nunta Duangleang, mengatakan, dia sedang duduk mengobrol dengan teman-temannya di rumahnya ketika wanita itu lari ketakuran sambil berteriak-teriak.
Para petani ini kemudian mendatangi rumah tersebut untuk menangkapnya.
Namun tiba-tuba ular itu berdiri tegak dengan tudung yang cukup lebar di pintu rumah, siap menghadapi para pria tersebut.
Para petani ini ketakutan melihat ularyang seakan menantang mereka, sehingga mereka bergerak mundur.
Nunta mengatakan, sepanjang hidupnya, itu adalah ular terbesar dan terpanjang yang pernah dilihatnya.
Setelah melihat tak ada musuhmendekat, ular itu kemudian menyelinap masuk ke dalam rumah dan bersembinyi di balik bantal sofa.
Pemilik rumah dan warga tidak mau mengambil risiko karena mereka tahu hewan apa yang mereka hadapi.
King cobra tidak hanya bisa menyerang dengan sangat cepat, tetapi juga mampu menyemburkan bisa sejauh tiga meterdan membutakan.
Mereka pun akhirnya menghubungi Unit Penyelamat Wang Wiset.
Ular tersebut akhirnya berhasil ditangkap di antara bantal-bantal sofa, tempat ia meringkuk oleh tiga petugas.
Meskipun ular tersebut terlihat jelas di sofa, namun petugas butuh sekitar 20 menit untuk menangkap kobra dan membawanya keluar rumah.
Ular tersebut sangat agresif dan berusaha meronta-ronta saat dibawa oleh petugas.
Ular yang beratnya mencapai 20 kilogram itu kemudian dilepaskan kembali ke habitat aslinya.
Sawai Keaowjeu, pimpinan petugas penyelamat mengatakan, itu adalah ular terbesar dan terpanjang yang pernah ditangani timnya.
Bahkan, kata dia, meskipun jenis king cobra termasuk ular besar, namun biasanya hanya panjangsekitar 4 meter saja.
Uniknya, setelah luar raksasa itu ditangkap, warga berbondong-bondong mendatangi rumah tersebut.
Menurut media online Khasood, perhatian mereka tidak lagi pada ular, tetapi mencari keberuntungan dari rumah yang dimasuki ular tersebut.
Bahkan, tidak sedikit warga yang membahas nomor lotere di rumah tersebut.
DiThailandmemang ada kepercayaan bahwa rumah yang mendapat kunjungan ular pertanda kekayaan besar akan datang.
PEKANBARU Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menggelar operasi gabungan di sala
Hukrim
TEMBILAHAN Penanganan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terus didorong melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pem
Berita
Tempuling, (7/10/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, resmi membuka Santri Expo Tahun 2026 yang digelar Pondok Pesantren (Ponpes)
Berita
TEMBILAHAN Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di wilay
Hukrim
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Berita
TEMBILAHAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir (Inh
Artikel
MANDAH Pembangunan jerambah beton yang menghubungkan Kelurahan Khairiah Mandah dengan Desa Igal, Kecamatan Mandah, menjadi perhatian Pem
Berita
Jakarta Komjen Herry Heryawan resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri setelah dilantik d
Artikel
KERITANG Polres Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan ekshumasi atau penggalian kembali jenazah almarhu
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., mengajak masyarakat tetap tenang menyikapi
Artikel