Rabu, 19 Agustus 2026 WIB

Anak Durhaka!! Tega Nitip Sabu ke Orang Tua

- Selasa, 12 September 2017 14:30 WIB
449 view
Anak Durhaka!! Tega Nitip Sabu ke Orang Tua
Ilustrasi/Internet

Pesisirnews.com - Seorang petani di Buleleng bernama Made Temuada terpaksa berurusan dengan kepolisian. Pasalnya, warga Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula itu kedapatan menjual sabu-sabu.

Satuan Reserse Narkoba Polres Bulelengmenangkap Temuada pada Senin lalu (4/9) karena menjual. Namun, Temuada mengaku tak tahu bahwa yang dia jual adalah sabu-sabukarena barang haram itu milik anaknya yang berinisial R.

Berdasar keterangan sumber Jawa Pos Radar Bali, Temuada ditangkap anggota Sat Res Narkoba Polres Buleleng yang menyamar sebagai pembeli sabu-sabu. Temuada menyebut sabu-sabu itu milik anaknya yang kini buron.

Baca Juga:

Berdasar pengakuan Temuada, dia diminta anaknya untuk menyerahkan barang itu bila ada orang yang hendak mengambilnya. Bahkan, dia mengaku tidak mengetahui bahwa paket itu adalah sabu-sabu yang terlarang.

"Saya dipesani kalau ada yang datang mengambil, diberikan saja. Saya juga enggak tahu kalau itu isinya narkoba. Bahkan, saya nggak dapat imbalan apa pun," katanya.

Baca Juga:

Kasat Res Narkoba Polres Buleleng AKP Ketut Adnyana T.J menjelaskan, Temuadamenyimpan sabu-sabu di belakang lukisan di teras rumah pelaku. Ada tujuh paket sabu-sabu yang diamankan dari Temuada.

"Awalnya sih delapan. Tapi ternyata sudah diambil oleh pembeli," ungkapnya.

Kini Temuada dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya adalah pidana maksimal 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 8 miliar.

Berdasar hasil penyidikan Satresnarkoba Polres Buleleng, barang terlarang itu diperoleh dari Denpasar. Sedangkan R kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

"Ya tentu kami akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Saat ini, R sudah masuk dalam DPO polisi dan katanya dia bekerja di Denpasar," jawabnya.

Sumber jpnn 

SHARE:
beritaTerkait
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
Jagung Menguning di Pelosok Kateman, Polsek dan Petani Tuai 2 Ton Harapan dari Desa Air Tawar
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Pabrik Miras di Bogor Didemo ormas Islam Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Sepakat Berhenti Beroperasi 7 Hari
Satlantas Polres Inhil Pasang Spanduk Larangan Balap Liar di Parit 19 dan 21
komentar
beritaTerbaru