Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
Ujaran Kebencian

Pasca Pengungkapan Kasus, Jumlah Anggota Grup FB Saracen Turun Puluhan Ribu

- Jumat, 25 Agustus 2017 20:59 WIB
186 view
Pasca Pengungkapan Kasus, Jumlah Anggota Grup FB Saracen Turun Puluhan Ribu
Pesisirnews.com - Ditangkapnya ketua jaringan penebar ujaran kebencian dan Konten SARA yaitu JAS membuat jumlah anggota group Facebook Saracen langsung menurun secara drastis. Hal itu berdasarkan hasil pemantauan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di media sosial Facebook.

"Di Facebook Saracen Cyber Team posisi member yang tadinya waktu pengungkapan ada 800 ribu member, sekarang sudah mulai banyak yang meninggalkan sampai 732 ribu sekian," kata Kabag Mitra Divhumas Mabes Polri, Kombes Pol Awi Setiyono, di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/8), seperti dilansir dari Merdeka.com. 

Awi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak asal mengikuti group di Facebook. Apalagi dalam melakukan ujaran kebencian dan konten SARA. "Ini jadi pembelajaran netizen," ujarnya.

Sebelumnya, Satgas Patroli Siber Bareskrim Polri mengungkap jaringan penebar ujaran kebencian dan SARA lewat media sosial.Kasubdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Irwan Anwar menyebut tiga orang tersangka itu atas nama dengan inisial JAS (32), MFT (32) dan SRN (32). Mereka ini terdaftar dalam satu kelompok bernama Saracen, yang di mana mereka bekerja secara sistematis dan terstruktur. 

"Kelompok Saracen memiliki struktur sebagaimana layaknya organisasi pada umumnya dan telah melakukan aksinya sejak bulan November 2015," Irwan di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/8).

Dalam menjalankan aksi, ketiga orang ini mempunyai jabatan dan peran masing-masing. JAS berperan sebagai ketua kelompok Saracen, MFT sebagai Koordinator Bidang Media dan Informasi, dan SRN sebagai Koordinator Grup Wilayah. 

Ketiganya ini ditangkap di lokasi yang berbeda, yakni JAS ditangkap di Pekanbaru, Riau pada 7 Agustus 2017, lalu MFT ditangkap di kawasan Koja, Jakarta Utara pada 21 Juli 2017. Sedangkan SRN ditangkap di Cianjur, Jawa Barat pada 5 Agustus 2017.

Sumber Merdeka.com 

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru