Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

2016, Angka Kecelakaan Lantas di Inhil Menurun

- Sabtu, 31 Desember 2016 17:30 WIB
320 view
2016, Angka Kecelakaan Lantas di Inhil Menurun
TEMBILAHAN - Angka Kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2016 dinilai masih cukup tinggi. Pasalnya, hingga bulan Desember ini terdata sebanyak 39 kasus.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung saat press release di ruang Tribrata Polres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan, Sabtu (31/12/2016).

"Masih cukup banyak yakni 39 kasus. Dan jumlah itu yang baru dapat terselesaikan sekitar 77 persen," katanya.

Dari sejumlah kasus tersebut, paling banyak terjadi di wilayah hukum Polsek Kemuning, tepatnya di wilayah jalur lintas timur. 

Kemudian angka kecelakaan tertinggi berikutnya terdata di wilayah hukum Polsek Kempas, tepatnya di sekitaran Rumbay Jaya serta perbatasan Kabupaten Inhil dan Inhu. Dan kasus tertinggi ketiga di wilayah hukum Polsek Kempuling.

Namun disamping itu, pihaknya cukup berbangga hati karena angka kecelakaan sedikit menurut jika dibandingkan dengan tahun 2015 silam dengan jumlah 49 kasus.

Akan tetapi, pada tahun 2015 itu, kasus Laka Pantas dapat terselesaikan dengan baik hingga 90 persen.

"Yang jelas, kita terus berupaya bagaimana kasus Laka Lantas ini terus menurun. Bahkan kita pelajari bahwa ada beberapa faktor kecelakaan seperti kondisi jalan, si pengendaranya, faktor cuaca dan lain sebagainya," terang Dolifar.

SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
Jagung Menguning di Pelosok Kateman, Polsek dan Petani Tuai 2 Ton Harapan dari Desa Air Tawar
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Pabrik Miras di Bogor Didemo ormas Islam Buntut Skandal Penistaan di Event The Sounds Project, Sepakat Berhenti Beroperasi 7 Hari
komentar
beritaTerbaru