Kamis, 08 Oktober 2026 WIB

Polsek Merbau Bekuk DPO BNN Peredaran Shabu 700 KG

- Kamis, 29 Oktober 2015 13:55 WIB
1.117 view
Polsek Merbau Bekuk DPO BNN Peredaran Shabu 700 KG
Ilustrasi
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Sungguh malang nasib Ayau (40), warga Desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti, yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang terlibat dalam peredaran Narkoba jenis Shabu-shabu seberat 700 Kg di Medan (Sumatera Utara), Rabu (28/10) berhasil diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau.

Ayau ditangkap oleh Unit Opsnal Polsek Merbau, Rabu sore sekitar pukul 17.00 WIB saat berada di rumah mertuanya di desa Selat Akar, Kecamatan Tasik Putripuyu, Meranti.

Meski sempat menyembunyikan diri setelah terlibat peredaran narkoba jenis Shabu-Shabu sebanyak 700 kg di Medan, dan menjadi DPO, namun keberadaan Ayau akhirnya diketahui oleh pihak kepolisian dari Polsek Merbau.

Tanpa membuang waktu pula, Unit Opsnal Polsek Merbau langsung mengincar keberadaan tersangka tersebut dan melakukan penangkapan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Melalui Kapolsek Merbau, Iptu Suhartono SH, didampingi Kanit Intelkam, Brigadir Sony Silalahi SH, membenarkan penangkapan tersebut.

"Tersangka DPO tersebut ditangkap dalam rumah mertuanya di Desa Selat Akar. Saat ini Tersangka DPO BNN diamankan di Rutan Mapolsek Merbau Guna Pengusutan Lebih Lanjut," terangnya.
(Adi)


Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINI

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru