Bupati Herman Ikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 RI Secara Virtual
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
LAMONGAN, Pesisirnews.com - Kasus penganiayaan polisi terhadap keluarga pengantar jenazah di Lamongan menyisakan trauma berat bagi keluarga korban. Mereka pun tidak terima dengan perlakuan brutal oknum polisi, mengingat mereka tidak bersalah.
Dilansir dari iNews.id, Kamis (13/1/2022), salah seorang keluarga korban Satriya Galih Wismawan ingat betul bagaimana ayah mertuanya diseret dari mobil lalu dipukuli tanpa ampun, hingga kemudian dibawa ke kantor Polsek Babat.
Padahal, mereka dalam suasana berduka, membawa jenazah dari rumah sakit.
Baca Juga:
"Saat itu kita mau pulang ke Bojonegoro. Membawa pulang jenazah dari Surabaya menuju Bojonegoro lewat Lamongan. Kami beriringan, ada mobil ambulans dan mobil pribadi yang berisi bapak mertua beliau bapak dari jenazah," katanya, Kamis (13/1/2022).
Saat di kawasan pertigaan Babat, Lamongan itu lah insiden penganiayaan terjadi. Ketika itu tiba-tiba rombongannya dihadang oleh sebuah mobil yang berisi sejumlah orang berpakaian preman. Mobil yang mengadang itu, membuat mobil rombongannya terhenti.
Baca Juga:
"Saya berada di dalam mobil ambulans. Saat itu awalnya saya tidak tahu ada apa. Tiba-tiba saat mobil diberhentikan, ada mobil menghadang di depan mobil dan ada mobil patroli (polisi) di sebelah kiri," tuturnya.
Dari arah sisi kanan mobil sang mertua muncul seseorang berpakaian preman menembakkan senjata api. Sang mertua yang ada di posisi sopir, lalu dipaksa keluar mobil sembari ditodong senjata api.
Dia lantas dimasukkan ke dalam mobil patroli polisi. Sedangkan mobil pribadi yang awalnya dikendarai sang mertua, dibawa oleh dua polisi berpakaian preman ke polsek.
Sedangkan mobil ambulans yang membawa jenazah juga turut dibawa ke polsek. Setibanya di polsek, beberapa polisi sempat mengecek keranda di dalam mobil jenazah.
[br]
Mereka seperti mau memastikan apakah betul ada jenazah di dalam mobil ambulan tersebut. Setelah mobil ambulans diperiksa, seorang polisi yang mengaku bernama Dimas menjelaskan padanya, jika mereka telah terlibat 33.
"Awalnya saya tidak tahu apa itu 33. Setelah saya searching di internet ternyata itu semacam kode untuk kejadian kecelakaan. Polisi bernama Dimas itu lah yang menyita surat kendaraan dan SIM bapak saya," katanya.
Awalnya, dia meminta bukti penyitaan pada polisi yang menyita surat kendaraan sang bapak. Namun, sang polisi tidak mau memberi tanda terima apapun dengan alasan tidak jelas.
Tak berselang lama, rombongan jenazah akhirnya dilepaskan. Mereka lalu melanjutkan perjalanan ke Bojonegoro untuk memakamkan jenazah sang istri.
Namun, Galih mengaku tidak terima dengan perlakuan para polisi tersebut. Karena itu dia melaporkan kasus tersebut ke Propam Mabes Polri melalui aplikasi Propam presisi.
[br]
Dari laporan itu, dia lalu ditelepon oleh Mabes Polri dan laporannya diteruskan ke Polres Lamongan.
Hasilnya, Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana beserta rombongan mendatangi rumahnya untuk meminta maaf.
"Kami memaafkan tapi saya minta agar para pelaku juga meminta maaf secara terbuka ke media massa dan media sosial. Kami minta supaya nama kita dibersihkan. Sebab, beredar juga dimedia sosial bahwa penangkapan itu, penangkapan maling atau pengedar narkoba. kami minta dibersihkan," katanya.
Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana dikonfirmasi membenarkan soal kejadian tersebut. Namun, dia enggan banyak berkomentar dengan alasan akan melakukan rilis kasus itu pada Jumat nanti.
"Jumat nanti akan kita rilis ya, biar sama-sama dengan wartawan lainnya. Udah dari awal kita tangani, kami sudah periksa," katanya. (PNC)
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, SE., MT., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Inhil Hj. Katerina Susanti H
Artikel
BATANG TUAKA, INDRAGIRI HILIR Semangat kemerdekaan dan persatuan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Re
Artikel
Tembilahan, (16/8/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman secara resmi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabu
Artikel
KATEMAN, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau digelar di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, S
Artikel
TEMBILAHAN Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas dan strong point pagi di sejumlah titi
Artikel
Indragiri Hilir Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir mulai terjadi sejak 11 Agustus 2026. Hingga Kamis, 13 Ag
Lingkungan
TEMBILAHAN Kebakaran terjadi pada sebuah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (1
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
INDRAGIRI HILIR Polres Indragiri Hilir menggelar Apel Pergeseran Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi menuju Desa Kuala Selat, Kecamatan Ka
Artikel
Tembilahan, (12/8/2026) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Pondok Pesantren Yasin AlIslami tidak sekadar menjadi agenda
Artikel