Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

Beli Fortuner, Uang Sudah Ditransfer, Mobilnya Tak Datang

- Sabtu, 08 Juni 2019 10:57 WIB
2.738 view
Beli Fortuner, Uang Sudah Ditransfer, Mobilnya Tak Datang
Ilustrasi mobil fortuner

Pesisirnews.com - Polisi menangkap Bambang Pudjianto setelah dilaporkan Zainal Arifin, pemilik showroom mobil bekas di Jalan Kertajaya, Surabaya.

Mobil Toyota Fortuner yang dipesan tidak kunjung diantarkan setelah uang ditransfer.

Dilansir dari Jpnn.com, Laporan Zainal ditangani Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satreskrim Polrestabes Surabaya awal Mei lalu.

Baca Juga:

Kepada penyidik, Zainal mengaku telah tertipu ratusan juta rupiah. "Itu terkait jual beli mobil bekas," ujar Kepala Unit Jatanras Iptu Giadi Nugraha.

Giadi menyatakan, korban belum lama mengenal pelaku. Hubungan keduanya juga hanya rekan bisnis.

Baca Juga:

Korban merupakan pengusaha yang bergerak di bidang jual beli mobil. Sementara itu, pelaku memiliki usaha bengkel.

Nah, ada seorang teman yang mengenalkan korban dengan pelaku. Sebab, pelaku juga memiliki jaringan usaha mobil bekas.

Karena membutuhkan unit, korban memesan mobil Toyota Fortuner bekas kepada pelaku.

Sempat terjadi negosiasi harga antara korban dan pelaku. Hingga akhirnya, muncul harga yang disepakati.

Pelaku sepakat melepas mobil jenis sport utility vehicle (SUV) nopol AG 45 S itu dengan harga Rp 239 juta.

Menurut Giadi, korban sudah sempat melihat unitnya. Hanya berselang satu hari setelah harga disepakati, pelaku meminta korban mentransfer uang pembelian mobil secara penuh.

"Tapi, uang itu tidak ditransfer ke rekening pelaku. Ada dua rekening yang dipakai," jelas Giadi.

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2012 tersebut membeberkan nama yang tercantum di rekening penerima uang pembelian mobil itu.

Mereka adalah Yuliana dan Taufik. Keduanya diklaim sebagai karyawan pelaku.

Korban mencoba menghubungi pelaku. Namun, nomor ponselnya tidak aktif. Bengkel pelaku di Jalan Walikota Mustajab juga sudah didatangi.

Sayangnya, bengkel tersebut tutup sejak akhir April. Tidak ada yang tahu keberadaan pelaku. Hingga akhirnya, korban melapor ke polisi.(dan).

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Satlantas Polres Inhil Pasang Spanduk Larangan Balap Liar di Parit 19 dan 21
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat
Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif
komentar
beritaTerbaru