Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

Kapolri Akhirnya Bentuk Tim Gabungan,Hampir 2 Tahun Kasus Novel Tak Tuntas,

- Sabtu, 12 Januari 2019 01:06 WIB
526 view
Kapolri Akhirnya Bentuk Tim Gabungan,Hampir 2 Tahun Kasus Novel Tak Tuntas,

PESISIRNEWS.COM-Kapolri Jenderal Tito Karnavian merespons rekomendasi Komnas HAM membentuk tim gabungan untuk menuntaskan kasus Novel Baswedan. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017 lalu.

Sudah berjalan hampir dua tahun kasus belum menemui titik terang. Kapolri sempat memperlihatkan sketsa wajah diduga sebagai pelaku. Beberapa orang yang diamankan akhirnya dilepas karena tak ada bukti keterlibatan.


Baca Juga:

Tim ini berada langsung di bawah Tito sebagai penanggung jawab. Komjen Ari Dono wakilnya. Irwasum Komjen Putut Eko Bayuseno, Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto dan Kadiv Propam Irjen Listyo Sigit Prabowo penugasan asistensi.

Baca Juga:

Selain para perwira tinggi Polri, dilibatkan juga sejumlah tokoh, seperti Mantan komisioner KPK Indriyanto Seno Adji, Peneliti LIPI Hermawan Sulistyo, dan mantan Komisioner Komnas HAM Nur Kholis serta Ifdhal Kasim. Mereka menjadi tim pakar.


"Benar, Kapolri sudah mengeluarkan surat perintah tersebut atas tindak lanjut rekomendasi Komnas HAM terhadap ranah Kepolisian Republik Indonesia dalam mengusut kasus penyiraman air keras," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M. Iqbal, Jumat (11/1).


Penyidik, penyelidik, pengawas internal KPK juga masuk dalam tim. Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Aziz tertulis sebagai ketua tim. Wakapolda Metro Brigjen Wahyu Hadiningrat ditugaskan menjadi Kasubtim analisis dan evaluasi. Sejumlah perwira menengah, Aiptu hingga Bripka juga dilibatkan.

"Membentuk tim gabungan terdiri atas Kepolisian Republik Indonesia, KPK, tokoh masyarakat, pakar dan pihak lain yang dibutuhkan. Paling lambat 30 hari setelah rekomendasi," tuturnya.


"Yang jelas kita tidak sangat terlambat. Surat perintahnya tanggal 8 kan," tandasnya.

Seperti diketahui, Novel disiram air keras pada 11 April 2017, seusai melaksanakan salat subuh di masjid tak jauh dari rumahnya. Pelaku dua pria mengendarai sepeda motor. Akibat kejadian itu mata kiri kini tidak bisa melihat.


Komnas HAM merekomendasikan agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian segera membentuk tim gabungan. Rekomendasi itu karena kinerja penyidik Polda Metro Jaya tidak menunjukkan kemajuan.

Sumber
: Merdeka.com
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Monyet Liar Resahkan Warga Parit 13 Tembilahan, Tim Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Inhil Bergerak Cepat
Welcome and Farewell Parade, AKBP Donny Eko Listianto Resmi Sambut Tongkat Komando Polres Indragiri Hilir
Jaga Marwah Keamanan Negeri, TNI-Polri Sabak Auh Satukan Langkah Lewat Silaturahmi Kamtibmas
Perkuat Sinergitas, TNI, Polri, dan Kejaksaan Indragiri Hilir Gelar Silaturahmi di Kejari Tembilahan
Diresmikan Presiden Prabowo, Bendungan Meninting Garapan Hutama Karya Jadi Pusat Peresmian Lima Bendungan Nasional
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Tujuh Jembatan Hadir di Inhil Perkuat Akses Masyarakat
komentar
beritaTerbaru