Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Ditebas Parang Tetangga, Balita 2,5 Tahun Tewas dan Ibu Luka Parah

- Selasa, 13 November 2018 09:11 WIB
427 view
Ditebas Parang Tetangga, Balita 2,5 Tahun Tewas dan Ibu Luka Parah
Ilustrasi
Pesisirnews.com - Seorang balita berumur 2,5 tahun di Temanggung, Jawa Tengah, tewas seketika tertebas parang tetangganya. Sementara ibu korban dan seorang warga lainnya menderita luka parah akibat dibantai secara sadis oleh tetangganya.

Balita yang tewas berinisial RNA warga Desa Gandon, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung. Jenazahnya dibawa ke RSUD Djojonegoro Temanggung untuk diautopsi serta penyelidikan polisi.

Sementara ibunya, Khalisatun, menderita luka parah di leher akibat sabetan parang. Selain itu, korban lainnya adalah Atik Irnawati yang masih tetangganya menderita luka parah akibat tebasan senjat tajam tersebut. Keduanya menjalani perawatan intensif di RSUD Djojonegoro.

Ditebas Parang Tetangga, Balita 2,5 Tahun Tewas dan Ibu Luka Parah
Foto/Ilustrasi/SINDOnews

Ketiga korban diduga dibantai secara sadis oleh tetangganya sendiri yang bernama Sunaryo alias Yoyok. Belum diketahui pasti motif penganiyaan itu. Namun dugaan sementara, pelaku dalam pengaruh obat-obatan.

"Motif pelaku masih didalami petugas. Tadi pelaku telah diamankan setelah ditangkap oleh polisi dibantu warga yang marah," ujar Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi di Temanggung, Jateng, Senin 12 November 2018.

Sumber Sindonews.comĀ 

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gudang Narkoba Dibongkar, Polisi Buru Otak Jaringan dan Kejar Aset Lewat TPPU
Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas
Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Ketua MUI Inhil: Pemberantasan Narkoba oleh AKBP Farouk Oktora Bentuk Penyelamatan Umat
Polres Indragiri Hilir Musnahkan Barang Bukti Narkotika Selama Periode  1Januari sampai Dengan 24 Juni 2026 Dengan 102 LP 134 Tersangka
komentar
beritaTerbaru