Senin, 12 Oktober 2026 WIB

Penggal Leher Tetangga, Udin Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

- Kamis, 16 Agustus 2018 13:49 WIB
879 view
Penggal Leher Tetangga, Udin Nyanyikan Lagu Indonesia Raya
Pojoksatu.id

Kalimantan Selatan, Pesisirnews.com - Polisi masih menyelidiki motif Udin (35) bunuh tetangga sendiri bernama Baina (70),warga Desa Bararawa Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pelaku menebas leher korban sebanyak dua kali hingga kepala korban terpisah dari badan. Selanjutnya, pelaku membawa kepala korban ke tengah jembatan di atas Sungai Paminggir.

Pelaku melihat tiang bendera tepat di tengah jembatan. Pelaku kemudian menyanyikan Lagu Indonesia Raya.

Baca Juga:

"Saya menyanyikan Lagu Indonesia Raya karena merasa sudah merdeka," terang Udin ketika dicecar wartawan tentang alasannya menyanyikan Lagu Indonesia Raya usai membunuh korban.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, pelaku membuang kepala korban ke Sungai Pamingir. Kepala korban baru bisa ditemukan keesokan harinya pukul 12.45 wita.

Baca Juga:

KBO Reskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Ipda Rianda Putra Utama di Amuntai, Rabu mengatakan, penyidik belum bisa memastikan pelaku mengalami gangguan jiwa.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelaku menghabisi nyawa korban pada Minggu (29/7) pukul 19.00 wita di Desa Bararawa Kecamatan Paminggir, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kejadian bermula saat Udin berselisih dengan anak lelaki Baina. Udin bermaksud mencari anak Baina. Ia keluar rumah dalam kondisi mabuk. Ia menghunus sebilah parang, sambil mengamuk. Udin memecahkan rumah warga, kemudian mendatangi kediaman Baina.

Setibanya di rumah Baina, Udin mencari sasarannya yang merupakan anak lelaki Baina. Namun Udin tak menemukan orang yang dicari.

Baina dan menantunya Masni pun jadi sasaran Udin. Ia mengejar kedua perempuan tersebut. Masni yang melihat kedatangan Udin langsung berlari ke luar rumah, seraya berteriak meminta tolong.

Baina yang sudah lansia (lanjut usia) tak bisa menyelamatkan diri. Udin pun membantai Baina. Ia gorok leher Baina hingga kepala terpisah dari badan.

Udin kemudian membawa kepala Baina dan membuangnya ke sungai. Tetangga Baina sempat mengejar Udin hingga ke sungai. Ia sempat berkelahi dengan Udin. Namun ia kalah.

Pria itu sempat direndam Udin di dalam air dan nyaris digorok. Beruntung, saat itu parang Udin jatuh ke dalam air.

Saat Udin sibuk mencari parangnya, tetangga Bainah tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menyeberangi sungai. Bersamaan dengan itu pula warga yang sudah ramai mengejar berhasil mengamankan Udin.

Udin kemudian diikat dengan tali dan ditelanjangi. Tak lama kemudian, sekitar pukul 20.50 WITA, personel Polsek Danau Panggang tiba dan mengamankan Udin dari amukan massa.

"Hampir sejam Udin bisa diamankan warga dan diikat di halaman rumah warga setempat agar terhindar dari amuk warga," kata Kapolsek Danau Panggang, Ipda Iswandi, seperti dilansir prokal.

Udin langsung diamankan dan dibawa ke Polres HSU. Kepada polisi, pelaku mengaku membunuh korban karena kesal korban menolak memijati tubuhnya yang pegal setelah seharian membantu persiapan pernikahan di kampungnya.

Selain itu, pelaku juga kesal lantaran istrinya ampir seharian bertamu di rumah korban hingga waktu magrib. Padahal rencana semula sang istri turut bersamanya membantu persiapan pernikahan.


Sumber Pojoksatu.id 

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru