Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

Marah Dimasukkan ke Grup WhatsApp LGBT, Pria Ini Bunuh Seorang Warga di Cawang

- Selasa, 17 April 2018 17:54 WIB
283 view
Marah Dimasukkan ke Grup WhatsApp LGBT, Pria Ini Bunuh Seorang Warga di Cawang
Kompas.com
Ilustrasi

Jakarta, Pesisirnews.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Petrus Paulus Ualubun (21) nekat membunuh seorang pria di Cawang, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018) lantaran marah dengan korban.

"Motifnya sakit hati. Intinya yang bersangkutan dimasukkan korban ke dalam grup WhatsApp LGBT, karena dia bukan penganut LGBT, kan, dia marah," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

Menurut Argo, di dalam grup tersebut, pelaku diminta mengirimkan foto tak senonoh yang membuatnya tersinggung.

Baca Juga:

"Jadi intinya dia sakit hati. Korban diajak bertemu, dianiaya dan meninggal," katanya. 

Jenazah Ali ditemukan bersimbah darah di Gang Waru, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramajati, Jakarta Timur, Senin (16/4/2018) malam.

Baca Juga:

Saat ditemukan, jenazah warga Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut mengenakan kemeja lengan panjang dengan beberapa luka akibat senjata tajam.

Luka itu di pergelangan tangan kiri, pelipis kiri, mata kiri, dada kanan, punggung kanan, hingga paha kanan.

Pembunuh Ali ditangkap di daerah Cikarang, Jawa Barat, oleh anggota Reskrim Polres Jaktim yang dipimpin Kasat Reskrim AKBP Sapta Maulana Marpaung.

"Penangkapan pelaku dilakukan Selasa (17/5/2018) pagi di tempat kakaknya di kawasan Cikarang Selatan," ujar Argo.


Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
Jagung Menguning di Pelosok Kateman, Polsek dan Petani Tuai 2 Ton Harapan dari Desa Air Tawar
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
komentar
beritaTerbaru