Rabu, 01 Juli 2026 WIB

Alasan Kocak Pemuda Bertato yang Ketagihan Tinggal di Tahanan

- Selasa, 26 Desember 2017 12:21 WIB
1.191 view
Alasan Kocak Pemuda Bertato yang Ketagihan Tinggal di Tahanan
Liputan6.com/Jawapos.com

Surabaya, Pesisirnews.com - Sebagai seorang tahanan, sikap Zakaria (18) tak lumrah. Berbeda dengan tahanan lain yang merasa sedih dan tertekan, pemuda yang tinggal di Jalan Simo Pohaman itu justru bahagia di tahanan.

Alasannya membuat Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati Saragih dan awak media yang meliputnya pada Minggu, 24 Desember 2017, tertawa. Ia mengaku betah di tahanan lantaran mendapat makan gratisan.

Dia mengaku tak merasa tertekan di dalam tahanan selama mendapat makan gratis. Sebelum ditangkap, pemuda yang bekerja sebagai penjaga konter HP ini mengaku jarang makan lantaran tak punya uang.

Baca Juga:

"Sehari-hari saya selalu bingung nyari uang untuk membeli makan. Sebab meski bekerja, namun saya dibayar mingguan," ungkapnya dilansir JawaPos.com.

Zakaria ditahan setelah terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Dia ditangkap usai membeli sabu di Jalan Kapasan Lor pada Senin, 18 Desember 2017. Saat ditangkap, ia terbukti mengantongi satu paket sabu yang ia beli dari seorang pengedar di kawasan Kapasan.

Baca Juga:

"Awalnya kami mendapat informasi adanya transaksi SS yang dilakukan oleh tersangka. Setelah kami intai, kami berhasil menangkapnya," kata Kompol Masdawati.

Upah Belikan Sabu

Dia mengatakan, Zakaria membeli sabu tersebut seharga Rp 150 ribu. Ia berencana akan menggunakannya untuk pesta bersama dengan teman-temannya.

Namun saat diperiksa polisi, ia mengaku sabu tersebut bukanlah miliknya. Sebab, ia hanya diminta untuk membelikan saja. "Tersangka diminta untuk membeli saja dengan imbalan bisa menggunakan SS dengan gratis," imbuhnya.

Zakaria mengaku sudah sering mengkonsumsi SS. Selama ini, ia tak pernah membeli sendiri, hanya nebeng dengan teman-temannya. Biasanya, ia memang diminta untuk membeli sebelum menikmati SS secara gratis tersebut.

"Biasanya uang pembelian dari teman-teman. Karena saya tak memiliki uang, akhirnya saya kebagian membeli," ujar pemuda dengan tato naga di tangan kanannya itu.

Dia mengatakan memakai sabu awalnya hanya ikut-ikutan saja. Belakangan, ia  ketagihan dan jika memiliki uang ia ingin membeli dan memakai sabu itu sendirian.

Sumber Liputan6.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil Hadiri Pembukaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuantan Singingi
Semarakkan Pawai Ta’aruf MTQ Riau Ke-44, Kafilah Inhil Tampilkan Kekayaan Budaya Daerah
Sekitar 300 Kios dan 18 Unit Sepeda Motor Hangus Dilalap Si Jago Merah
Polres Indragiri Hilir Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan 200 Paket Bansos Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
Bupati Inhil Diwakili Asisten II Setda Inhil Hadiri Pekan Olahraga dan Bakti Sosial Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Inhil
komentar
beritaTerbaru