Senin, 12 Oktober 2026 WIB

Ngakak, Penjambret Ini Ketakutan Lalu Kentut

- Senin, 09 Oktober 2017 16:02 WIB
687 view
Ngakak, Penjambret Ini Ketakutan Lalu Kentut
Ilustrasi/Internet
Surabaya, Pesisirnews.com - Biasanya jika orang ketakutan, lantas ngompol? Yang terjadi pada Udin Santoso nyaris serupa.

Hanya bentuknya yang berbeda. Lantaran merasa takut, dia tidak bisa menahan kentut. Parahnya, itu terjadi di depan polisi!

Udin terpaksa berurusan dengan polisi karena merampas sebuah handphone di kawasan Siwalankerto akhir bulan lalu.

Sasarannya adalah seorang pemuda yang tengah menggunakan handphone di pinggir jalan.

Korban yang bernama Muhammad Fahmi Hidayat tidak tahu bahwa pelaku mengincarnya.

Udin yang sudah mengamati gerak-gerik Fahmi langsung merampas iPhone 6 milik korban.

Spontan, korban berteriak dan mengejar pelaku. Warga sekitar ikut merespons.

Udin akhirnya tak berkutik setelah dikepung belasan orang. Selanjutnya, Udin dibawa anggota Unit Reskrim Polsek Wonocolo.

Rupanya, pria bertato asal Simo Gunung Kramat itu bernyali kecil.

Pria 27 tahun tersebut juga latah. Mulutnya tak bisa berhenti menirukan kata yang ditujukan polisi kepadanya. Gampang keprucut.

Persoalannya tidak hanya itu. Lantaran diguyoni dengan beberapa kali dibentak, Udin ketakutan hingga tak bisa menahan kentut.

Baunya, hmmm entah habis makan apa si Udin ini. "Arek-arek arep (mau, Red) muntah. Duh baunya," kata Kanitreskrim Polsek Wonocolo AKP Arif Suharto.

Semoga saja ''spontanitas" Udin itu tidak membuat dia kena pasal baru: perbuatan tidak menyenangkan. 

Sumber jpnn 

SHARE:
beritaTerkait
Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru