Kamis, 14 Mei 2026 WIB

Garam Laut Terancam Pencemaran Pelastik

- Selasa, 12 September 2017 09:16 WIB
1.547 view
Garam Laut Terancam Pencemaran Pelastik
Ilustrasi/Internet

Pesisirnews.com - Pencemaran plastik di laut yang kini menjadi masalah global mengancam kandungan garam yang biasa dikonsumsi manusia sehari-hari. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa banyak serpihan plastik yang tidak bisa hancur mengontaminasi garam dapur di penjuru dunia.

Kontaminan yang berasal dari serat mikroplastik, dari plastik sekali pakai seperti botol, ditemukan dalam 12 sampel garam. Garam yang tercemar tersebut didapat dari garam yang dijual di Inggris, Eropa, Amerika Serikat, dan China.

Sherri Mason, profesor Universitas Negeri New York di Fredonia, berkolaborasi dengan para periset di University of Minnesota untuk memeriksa mikroplastik dalam garam, bir, dan air minum. 

Baca Juga:

"Plastik tidak hanya meresap dalam masyarakat kita dalam kebutuhan sehari-hari, tapi juga meresap di lingkungan," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail.

Para ilmuwan pertama kali menemukan plastik dalam garam di Tiongkok pada tahun 2015. Partikel mikroskopis dari scrub wajah, kosmetik, dan botol plastik ditemukan pada sampel 15 produk garam di toko bahan makanan China. 

Baca Juga:

Awal tahun ini, ilmuwan asal Prancis, Inggris, dan Malaysia menguji 17 jenis garam dari delapan negara. Keenam belas sampel tersebut berisi partikel plastik kecil. Sejak saat itu, Inggris mengumumkan larangan penggunaan microbeads plastik untuk produk seperti scrub wajah.

Sebelumnya, penelitian dari University of Plymouth juga menemukan bahwa lebih dari satu dari tiga ikan yang ditangkap oleh kapal pukat di Selat Inggris, termasuk cod, haddock dan mackerel, mengandung partikel plastik.

Sementara itu, penelitian oleh para ahli di University of Exeter telah menemukan bahwa seluruh rantai makanan makhluk laut (mulai dari zooplankton hingga krustasea atau copepoda, kerang, kepiting, lobster dan ikan) telah terkontaminasi mikroplastik.

Sumber detik.com 

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Inhil, Herman Harapkan GP Ansor Jadi Garda Persatuan dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Nelayan Diamankan Polisi dengan 6,21 Gram Sabu
Wakil Bupati Inhil Yuliantini Terima Kunjungan Study Tour SDN 10 Pengalihan Keritang
Wabup Yuliantini Ikuti Peluncuran Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi Secara Virtual
Sekdakab Inhil Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IKA UIR Periode 2025–2030
Polsek Pelangiran Bersama Masyarakat Perkuat Ketahanan Pangan di Desa Hidayah
komentar
beritaTerbaru