Kamis, 25 Juni 2026 WIB

DPRD Riau Segera Tindaklanjuti Keluhan Buruh Terhadap Buruknya Pelayanan BPJS

- Senin, 25 Juli 2016 06:07 WIB
401 view
DPRD Riau Segera Tindaklanjuti Keluhan Buruh Terhadap Buruknya Pelayanan BPJS
Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Dewan mendukung aksi damai Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPPP-SPSI) Riau untuk meningkatkan pelayanan BPJS. Demonstran mendatangi gedung DPRD Riau, Rabu (1/6/2016), mereka menuntut layanan kesehatan bagi para pekerja dapat diperhatikan serius oleh pemerintah.

Ketua FSPPP-SPSI, A. H. Dalimunte mengakui, saat ini pelayanan kesehatan yang mereka dapatkan dari BPJS ketenagakerjaan sangat tidak memuaskan, yang mana banyak para buruh yang tidak dilayani secara maksimal oleh BPJS tersebut.

"Dulu jaminan kesehatan ditanggung semua oleh perusahaan, namun karna kebijakan pemerintah untuk ikut BPJS, yang mana pelayanannya sangat buruk. Keluhannya banyak biaya yang harus kami keluarkan. Kami meminta ini untuk dibuat perda, dengan tujuan peningkatan layanan kesehatan bagi kami para pegawai perkebunan, selain itu masalah alasan kamar tidak ada di rumah sakit juga menjadi masalah saat ini," ujar A. H. Dalimunte kepada wartawan seusai melakukan orasi.

Selain itu, mereka juga menuntut pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan rumah sakit khusus untuk para pekerja, yang mana mereka meminta rumah sakit Petala Bumi untuk dikembalikan kembali kepada para pekerja.

"Rumkit Petala Bumi kan dibagun oleh Jamsostek dengan menggunakan dana para pekerja, seharusnya pemerintah memberikan rumah sakit khusus untuk para pekerja, bukan untuk pemerintah," ungkap Dalimunthe.

Sementara itu, pimpinan DPRD Riau yang saat itu menyambut para demonstran berjanji akan menindaklanjuti permintaan para pekerja tersebut.

"Kami mengapresiasi buruh yang datang dengan mengutarakan aspirasinya dengan sangat tertib dan terkordinir dengan baik. Mereka menyampaikan
pelayanan BPJS sangat buruk, sehingga perlu pembenahan. Tidak ada satu alasan apapun bagi pihak rumah sakit untuk menolak pasien," kata Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman.

Terkait permintaan demonstran untuk meminta rumah sakit Petala Bumi dijadikan rumah sakit pekerja, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait.

"Khusus untuk rumah sakit Petala Bumi yang semula diperuntukan untuk tenaga kerja, diminta agar dikembalikan kembali, saya sepakat dan akan berkordinasi dengan Komisi E DPRD Riau. Minggu depan kami akan panggil rumah sakit Petala Bumi, Dinas Kesehatan dan SPSI untuk melakukan rapat kerja," tutur politisi Demokrat ini. (dir)

SHARE:
beritaTerkait
Diiringi Doa dan Rasa Hormat, AKP Irwanto Tanjung Tinggalkan Polsek Pulau Burung Menuju Jabatan Kabag Ops Polres Inhil
Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Kapolsek Kateman Cup 2026 Resmi Dibuka, Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80
Polsek Kateman Lanjutkan Bedah Rumah Layak Huni Hari Kedua, Wujud Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Herman Pimpin Prosesi Purna Praja Dharma Astha Brata pada Resepsi Pernikahan Ica dan Raga
Ketua TP PKK Inhil Lakukan Penelitian Akademik di Bappeda dan Dinas Kesehatan
komentar
beritaTerbaru