Senin, 10 Agustus 2026 WIB

Balita Penderita Gizi Buruk Asal Kempas, Inhil Meninggal

- Senin, 07 September 2015 01:12 WIB
901 view
Balita Penderita Gizi Buruk Asal Kempas, Inhil Meninggal

TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM- Inna lillahi wainna ilaihi roji'un, setelah sempat dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan, akhirnya balita penderita gizi buruk asal Kecamatan Kempas (2,4) meninggal dunia, Ahad (6/9) sekira pukul 14.30 Wib.

Balita dari pasangan Saparuddin dan Karina ini, sebelumnya Senin (24/8) lalu masuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan, namun Selasa (1/9) malam balita ini dibawa pulang ke rumahnya di Kelurahan Harapan Tani, Kecamatan Kempas.

Saat itu ada dua alasan berbeda yang disampaikan pihak RSUD Puri Husada Tembilahan, pertama disebutkan diperbolehkan pulang karena kondisi sudah membaik, namun dikatakan juga karena orangtuanya yang 'memaksa' membawa anaknya pulang.

Baca Juga:

Padahal, sebelumnya petugas kesehatan menyebutkan, minimal anak ini mendapatkan perawatan di rumah sakit sekira dua minggu. Kalau memang ortunya memaksa, padahal baru sekitar satu minggu dirawat seharusnya pihak RS dapat memberikan pengarahan secara baik agar anak ini dapat dirawat sampai kondisinya benar-benar pulih.

Akhirnya, setelah dibawa pulang ini, informasinya kondisi Siti Salasiah kembali memburuk dan berat badannya menurun, balita malang ini kembali dibawa ke rumah sakit. Sampai akhirnya meninggal hari ini di ruang perawatan anak.

Baca Juga:

Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto membenarkan meninggalnya balita penderita gizi buruk ini, setelah sebelumnya sempat dibawa pulang ke rumahnya.

"Ya, hari ini (meninggal), sebelumnya pulang atas permintaan sendiri. Kemudian masuk lagi, dan berat badannya turun lagi," jawan Irianto ketika dikonfirmasi wartawan Minggu (6/9). (Adv/zul).

SHARE:
beritaTerkait
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Kebakaran di Kateman, 4 Bangunan Warga Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri
Tak Ada Ruang bagi Premanisme! PERADI, TPPA, dan IKADIN Bersatu Kawal Kasus Dugaan Intimidasi terhadap Advokat
Wabup Inhil Ajak Masyarakat Bermunajat dalam Doa Bersama Tolak Bala
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
komentar
beritaTerbaru