Sabtu, 26 September 2026 WIB

Terjadi pendarahan saat sesi bercinta? Ini 5 sebabnya

- Minggu, 01 Oktober 2017 11:49 WIB
499 view
Terjadi pendarahan saat sesi bercinta? Ini 5 sebabnya
Ilustrasi/Merdeka.com

Pesisirnews.com - Saat sedang asyik-asyiknya bercinta dengan pasangan, kamu mengalami pendarahan yang tidak biasa. Tentu saja kamu pun menjadi khawatir. Apakah terjadi luka atau merupakan gejala dari suatu penyakit yang serius?

Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah beberapa faktor yang membuat munculnya darah saat kamu bercinta.

Robek
Akibat aktivitas seksual yang terlalu kuat, hal ini bisa menjadi alasan robeknya vagina. Hal inilah yang kemudian membuat terjadinya pendarahan.

Baca Juga:

Sisa menstruasi
Saat hubungan seksual terjadi beberapa hari setelah menstruasi, bisa jadi masih tersisa darah menstruasi yang menetes keluar. 

Peradangan
Pendarahan juga bisa terjadi karena peradangan. Beberapa penyakit kelamin seperti gonore dan klamidia akan menyebabkan peradangan.

Baca Juga:

Penggunaan pil KB
Pada beberapa wanita yang menggunakan pil KB, pendarahan bisa terjadi di pertengahan siklus ovulasi. Serviks cenderung sensitif saat ovulasi dan menyebabkan munculnya bercak darah.

Menopause
Menopause juga bisa menyebabkan wanita mengalami pendarahan saat berhubungan seksual. Sebabnya saat menopause, vagina akan cenderung kering.

Selain faktor di atas, penyakit kanker baik endometrial atau serviks juga menunjukkan gejalanya lewat pendarahan yang terjadi ketika menstruasi.

Sumber Merdeka.com 

SHARE:
beritaTerkait
Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan
Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian
Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah
Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM
Tabligh Akbar bersama UAS di Kapolres Rokan Hilir
Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi
komentar
beritaTerbaru