Rabu, 07 Oktober 2026 WIB

Orang Tua Korban Pengeroyokan Anak Melapor ke LPA Dumai

- Selasa, 01 September 2015 08:17 WIB
773 view
Orang Tua Korban Pengeroyokan Anak Melapor ke LPA Dumai
liputan6.com
illustrasi

DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Nampaknya pelaku penganiayaan terhadap Novita Sari Siahaan anak dari Jhonly Siahaan seorang wartawan salah satu harian terbitan Pekanbaru di Dumai belum ditindak. Padahal kasus tersebut sudah dilapor ke Polsek Dumai Timur Kamis (27/08) kemarin, namun para pelaku masih bebas berkeliaran.

Mengetahui itu, orang tua korban warga Jalan Merdeka Baru Gang Swadaya RT 06 Kelurahan Telukbinjai Dumai Timur itu akan mengadu kepada Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Dumai, Senin (31/08).

" Ini kekerasan terhadap anak, untuk itu kami akan mengadu ke kantor LPA Kota Dumai," tegas Kartiny ibu korban Novita Sari.

Baca Juga:

Menurutnya, akibat penganiayaan pelaku, kedua korban mengalami luka bekas cakaran dan gigitan di leher dan tangan. Sayang para pelaku belum diamankan dan masih bebas menghirup udara segar. Kondisi itu membuat korban dan keluarganya trauma.

" Setelah kejadian anak saya langsung melapor ke Polsek Dumai Timur. Bahkan anak saya Novita Sari dan Eni juga sudah memberikan keterangan sebagai saksi korban," jelasnya kepada wartawan di Mapolsek Dumai Timur.

Baca Juga:

Namun lantaran pelaku masih benas berkeliaran maka kasus tersebut akan diadukan ke LPA Kota Dumai.

Karena sesuai UU No 35 Tahun 2014 pengganti UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dalam  pasal 59 no 2 huruf  i ditegaskan bahwa, Pemerintah dan lembaga negara lain berkewajiban dan bertanggungjawab memberikan perlindungan khusus kepada anak korban kekerasan fisik dan atau fisikis.

" Sesuai UU 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, pemerintah atau lembaga negara lain berkewajiban dan bertanggungjawab memberikan perlindungan bagi anak yang mengalami kekerasan fisik dan fsikis," tegas Jhonly Siahaan.

Diberitakan sebelumnya, Kapolsek Dumai Timur Kompol Bayu Wicaksono SIK MSi berjanji bahwa kasus penganiayaan yang dialami Eni dan Novita Sari oleh pelaku Ria dan kawan-kawannya masih dalam proses.

" Kasus ini tetap diproses, kalau dalam penyelidikan ternyata pelaku harus ditahan ya kita tahan. Namun aparat kepolisian tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah," kata Bayu Wicaksono.

Menurut Kapolsek Dumai Timur, pihak pelaku juga membuat laporan ke Polsek Dumai Timur.

" Mereka juga melapor, semua kita terima dan tetap diproses. Hasilnya nanti akan kita informasikan," katanya.

Sesuai laporan polisi Nomor STPL/167/B/VIII/2015/Riau/Res Dumai/Sek.D-Timur disebutkan bahwa pada hari tanggal 27 Kamis Agustus sekira pukul 09.00 WIB korban Eni Melani Panggabean dan Novita Sari Meliana Siahaan, mengangkat barang pindah dari samping rumah terlapor Ria (28).

Melihat kedua korban mengangkat barang pindah dari samping rumahnya, terlapor Ria (28) dan adek-adeknya langsung memaki korban dari jauh. Ria dan adek-adeknya menuduh kedua korbanmelempar rumahnya.

Merasa tak puas, kemudian terlapor Ria dkk menghampiri kedua korban dan langsung menarik rambut Eni dan Novita Sari. Kemudian leher dan wajah Eni dicakar, jari telunjuknya juga digigit dan luka.

Sedangkan korban Novita Sari juga mengalami luka akibat, tangan dan dadanya dicakar. Atas kejadian tersebut Eni mengalami luka goresan dibagian wajah, leher dan luka bekas gigitan dijari telunjuk sebelah kiri.

Begitu juga Novita Sari mengalami luka goresan di dada dan tangan sebelah kiri. Merasa dirugikan korban akhirnya melapor ke Polsek Dumai Timur yang diterima Brigadir Riski Riady Siregar.

" Ini tulang rusuk saya masih sakit lantaran diinjak-injak adek Ria laki-laki itu," keluh Novita Sari Ahad petang kemarin. (CP)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru