Kamis, 08 Oktober 2026 WIB

Menolak Berhubungan Badan, Suami Pukul Istri

- Senin, 18 Mei 2015 16:08 WIB
1.046 view
Menolak Berhubungan Badan, Suami Pukul Istri
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Diduga melakukan tindak kekerasan terhadap istri, Sujarno (40), warga Jalan Sidomulyo, Gang Nenas, Selatpanjang Timur, Kepulauan Meranti, Ahad (17/5) berhasil diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti.

Nismalinda (38), yang merupakan korban sekaligus Istri pelaku datang ke Polres Meranti dan melaporkan dugaan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sebagaimana tercantum dalam rumusan Pasal 44 Ayat 1 UU RI No 23 Tahun 2004.

"Menurut korban, kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu 17 Mei 2015, sekitar pukul 08:30 Wib," kata Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH Msi, melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, saat dijumpai di Mapolres Meranti, Senin (18/5/2015). 

Dikatakan Antoni, kejadian tersebut bermula saat korban sedang tertidur di kamar, Kemudian masuk pelaku dan membangunkan istrinya untuk mengajak berhubungan badan. Korban yang tengah kesal terhadap sang suami, akhirnya menolak.

Pelaku yang sudah terlanjur konak seakan tak mampu menguasai emosi. Secara berulang kali dia memukul wajah dan badan korban. Tak sanggup karena sering dianiaya, akhirnya korban memutuskan untuk mendatangi Mapolres Kepulauan Meranti dan melaporkan perbuatan sang suami.

"Kasus ini sedang kita tangani dan sebenarnya kita sudah upayakan agar keduanya menyelesaikan secara kekeluargaan saja, tapi korban tetap tak mau karena bosan sering dipukuli," jelas AKP Antoni. (Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba
HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda
Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian
Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan
komentar
beritaTerbaru