Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Pasokan Berkurang, Harga Cabe dan Bawang Merah Naik 50%

- Jumat, 25 Desember 2015 17:18 WIB
2.289 view
Pasokan Berkurang, Harga Cabe dan Bawang Merah Naik 50%
Foto: Internet.
Cabe Merah.
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM -  Menuju penghujung tahun 2015, harga dari 2 komoditas hortikultura yaitu cabe merah dan bawang merah mulai merangkak naik secara signifikan. Selama kurun 23 November-23 Desember 2015, harga bawang merah naik 55% sedangkan cabe merah naik 52%.

Berdasarkan data perdagangan komoditas pokok dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) selama 1 bulan, harga cabe merah besar rata-rata nasional pada 23 November 2015, yaitu Rp 25.000/Kg terus naik hingga Rp 38.000/Kg pada 23 Desember 2015.

Harga cabai merah selama sebulan terakhir naik hingga 52%. Harga terendah yaitu di Mataram pada level Rp 14.000/Kg sedangkan tertinggi di Gorontalo yaitu Rp 70.000/Kg.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid, Jumat (25/12/2015), mengatakan kenaikan harga cabe yang terjadi mulai Desember diprediksi akan terus berlanjut hingga Februari 2016. Hal tersebut disebabkan pasokan cabe dari beberapa sentra di Jawa Timur mulai menipis.

"Betul harga cabe di sentra-sentra mulai naik. Penyebabnya suplai mulai berkurang, makin sedikit sementara permintaannya tetap. Suplai cabe itu paling banyak bulan September, harga mulai turun karena panen dari sentra di Jawa Timur seperti Banyuwangi dan Jember. Setelah bulan Oktober harga cabe jadi murah. Sekarang ini panen dari Banyuwangi, Jember dan Blitar mulai habis," jelas Hamid.

Menurutnya, penyebab fluktuasi harga cabe saat ini murni faktor pasokan yang berkurang, bukan karena aksi timbun cabe seperti yang sempat terjadi dengan bawang merah.

"Cabai ini beda dengan bawang merah. Penyebab harga naik murni faktor supply dan demand, nggak ada simpan-simpanan seperti bawang merah," tambahnya.

Melihat pasokan yang masih akan sedikit hingga tiga bulan ke depan, Hamid memprediksi harga cabe masih akan merangkak naik hingga Februari 2016.

"Januari-Februari harga cabe masih akan naik terus. Sentra itu baru pada tanam November-Desember, panennya 3 bulan lagi. Misalnya di Jawa Timur itu 1.500 hektar baru panen Maret nanti," jelasnya.

Hamid mengatakan, menurut data AACI, harga cabai merah besar pada 18 Desember 2015 atau sepekan lalu di Jawa Timur tercatat Rp 17.000/Kg dan cabe keriting Rp 35.000/Kg. Harga tersebut sampai ke pasar induk bisa bertambah Rp 10.000/Kg.

"Jadi cabe merah besar bisa Rp 27.000/Kg di pasar induk, itu sepekan lalu, sekarang bisa sudah naik. Sampai ke pasar eceran nambah lagi Rp 5.000/Kg," tambahnya.

Selain cabe, harga bawang merah juga ikutan naik dari Rp 21.500/Kg pada 23 November 2015 terus merangkak hingga mencapai harga Rp 33.400/Kg pada 23 Desember 2015.

Harga bawang merah selama sebulan terakhir naik drastis mencapai 55%. Harga terendah yaitu di Kupang pada level Rp 20.000/Kg, sedangkan tertinggi di Ternate yaitu Rp 38.500/Kg. Padahal menurut data Badan Pusat Statistik, harga rata-rata cabe merah di tingkat produsen pada 2014 yaitu Rp 15.600/Kg. (ry)


Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINI


Sumber: suluhriau.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Lakukan Tanam dan Panen Cabe di Kelurahan Pekan Arba, Bupati Inhil Harapkan Hasil Bumi Masyarakat di Manfaatkan Oleh Dapur SPPG
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Temui Petani Sambil Ikut Memanen Cabe
DPRD Desak Disperindag Tinjau ke Pasaran, Jangan Hanya Menunggu Laporan
Harga Cabe Kembali Membuat Warga Pekanbaru Menjerit, Capai Rp70 Ribu Sekilo
Harga Sembako di Kota Pekanbaru Belum Stabil
Jalan Pekanbaru-Sumbar Putus, Berdampak Kepada Harga Cabe
komentar
beritaTerbaru