Bupati Inhil Herman Sambangi Mendes PDT RI Di Jakarta
(Pesisirnews.com)Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, melakukan upaya jemput bola untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan masya
Artikel
(Pesisirnews.com) - Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya karena ketidakmampuannya untuk membayar utang luar negerinya. Tetapi krisis ini tidak hanya terjadi di Sri Lanka. Puluhan negara lain berada di ambang jurang maut yang sama.
Melansir Reuters Minggu, bahaya seperti kenaikan harga komoditas, inflasi dan kekacauan di pasar dunia sudah mulai mengintai negara-negara tersebut.
Menurut laporan Reuters, Sri Lanka, Lebanon, Rusia, Belarusia, Suriname dan Zambia berada dalam kondisi ekonomi yang sangat buruk.Negara-negara ini telah menjadi mangkir utang.
Baca Juga:
Negara-negara ini harus menanggung beban utang sekitar 40 ribu miliar dolar. Dari jumlah ini, hanya Argentina yang harus membayar utang maksimum 15 ribu miliar dolar. Ekuador dan Mesir harus membayar utang sebesar 4000 hingga 4500 juta dolar.
Namun, para ahli mengatakan beberapa negara mungkin dapat menghindari default (ketidakmampuan membayar utang) jika pasar global tenang dan Dana Moneter Internasional (IMF) mendukung mereka. Tetapi risiko tetap ada di beberapa negara.
Baca Juga:
Reuters telah menyusun daftar 12 negara yang berisiko gagal bayar. Negara-negara tersebut adalah Argentina, Ukraina, Tunisia, Ghana, Mesir, Kenya, Ethiopia, El Salvador, Pakistan, Belarus, Ekuador, dan Nigeria.
[br]
Berikut 5 negara dari 12 negara yang berisiko gagal bayar utang:
1. Argentina
Jumlah cadangan di negara Amerika Selatan Argentina terus berkurang.Nilai mata uang juga terdepresiasi.Sejak 2020, ekonomi negara berada di jalur yang berlawanan. Pemerintah juga tidak memiliki cukup utang untuk melanjutkan operasi hingga 2024. Kekhawatiran telah muncul bahwa wakil presiden negara yang kuat, Cristina Fernandez de Kirchner, dapat menarik Argentina dari Dana Moneter Internasional.
2. Ukraina
Agresi Rusia telah membawa bencana besar bagi perekonomian Ukraina. Negara ini sekarang membutuhkan lebih dari $ 2 triliun dana untuk menghidupkan kembali ekonominya yang babak belur. Investor berpengaruh seperti Morgan Stanley dan Amundi Warne telah menyatakan keprihatinan atas perekonomian negara ini. Ukraina yang dilanda perang akan berada dalam masalah jika tidak mampu membayar cicilan pinjaman sebesar 1,2 miliar dolar pada September mendatang.
3. Tunisia
Tunisia terus mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari Dana Moneter Internasional, jatuh ke dalam krisis ekonomi yang parah. Ketidakstabilan politik telah dikaitkan dengan krisis ekonomi.Presiden Qais Saeed berusaha mati-matian untuk memperketat kendalinya atas rezim. Di sisi lain, Kepala Bank Sentral, Marwan Abbasi, mengatakan kesepakatan dengan IMF menjadi hal yang esensial bagi negaranya.
4. Pakistan
Cadangan Pakistan turun menjadi $ 9,8 miliar. Akibat krisis likuiditas, negara kesulitan mengimpor BBM. Pemerintah baru yang berkuasa setelah jatuhnya Imran Khan juga tidak dapat menemukan cara yang tepat untuk mengatasi krisis tersebut.Islamabad mencapai kesepakatan penting dengan IMF minggu ini.
[br]
5. Mesir
Rasio utang terhadap PDB negara Afrika ini mendekati 95 persen. Menurut statistik organisasi dana FIM Partners, negara akan membutuhkan 10 miliar dolar tunai untuk memenuhi pengeluaran lima tahun ke depan.
Bagaimana dengan posisi utang Indonesia?
Meski utang Indonesia juga sangat besar, syukurnya posisi Indonesia masih aman dalam kemampuan membayar utangnya. Karena ketidakmampuan negara dalam membayar utang akan sangat berdampak pada perekonomian negara tersebut.
Kegagalan negara dalam membayar utang dapat mengakibatkan tak terkendalinya inflasi, meningkatnya pengangguran, hilangya kepercayaan investor, dan lain sebagainya.
Yang terparah menurut indiatimes.com, ketidakmampuan negara dalam membayar utangnya dapat menyebabkan terjadinya kekacauan politik di dalam negeri, runtuhnya kekuasaan, dan timbulnya gejolak sosial yang sulit dikendalikan. (PNC)
(Pesisirnews.com)Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, melakukan upaya jemput bola untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejahteraan masya
Artikel
TEMBILAHAN Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, partisipasi masyarakat Kecamatan Tembilahan
Artikel
Indragiri Hilir Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti Herman, mendorong penguatan kelembagaan dan kolaborasi lintas sekt
Artikel
Batang Tuaka, (10/8/2026) Memaknai kemerdekaan tidak hanya dengan perayaan, Bupati Indragiri Hilir, Herman, mengajak masyarakat memperkuat
Artikel
Tembilahan Bupati Indragiri Hilir H. Herman, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menerima dan menyambut baik as
Artikel
(Pesisirnews.com)Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, melepas Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Ruang Jamuan Rumah Di
Artikel
TEMBILAHAN Polres Indragiri Hilir (Inhil) menegaskan komitmennya dalam mencegah dan menindak tegas tindak pidana perusakan hutan, khusus
Artikel
TEMBILAHAN Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Tembilahan mengajak se
Artikel
PULAU BURUNG Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melanjutkan mitigasi terkait dugaan kemunculan Harimau Sumatera di
Peristiwa
Indragiri Hilir Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE, MT diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Inhil Drs. H. Tantawi Jauhari, MM, CGRE me
Artikel