Rabu, 26 Agustus 2026 WIB

Pemko Bertekad Pertahankan Pengelolaan Terminal Barang

- Rabu, 20 Mei 2015 15:53 WIB
609 view
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Pemerintah Kota Dumai bertekad untuk mempertahankan pengelolaan terminal barang dan terminal Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) dari ancaman pemerintah pusat yang hendak mengambil alih sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Dumai.

Pasalnya, peralihan itu sendiri nantinya akan berdampak pada hilangnya sumber PAD yang dikelola Pemko Dumai melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setiap tahunnya. Artinya PAD Kota Dumai akan lenyap begitu saja tiap tahunnya.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Dumai, Gusri Effendi, saat menghadiri upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2015). Ia mengatakan terminal barang dan AKAP merupakan dua unit pelayanan penyumbang keuangan daerah yang cukup besar yang dikelola oleh Dishub Kota Dumai.

"Penting rasanya untuk kita perjuangkan bersama, pasalnya kedua terminal tipe A tersebut merupakan aset daerah Kota Dumai, dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Dumai tanpa adanya atau menggunakan APBD Provinsi maupun APBN RI. Tak hanya itu, kedua terminal tipe A tersebut juga termasuk sumber penghasil PAD yang cukup besar setiap tahunnya," katanya.

Tak hanya itu, Gusri juga meyakini bahwa Pemko Dumai akan berjuang bersama dalam mempertahankan pengelolaan aset dan primadona penghasil PAD Kota Dumai tersebut.

"Seharusnya, aset yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat di Kota Dumai lah yang dialihkan serta dilimpahka pengelolaan dan kepemilikannya atau dihibahkan kepada Pemko Dumai, bukan justru sebaliknya. Inikan tentu akan membuat sumber PAD Kota Dumai berkurang," paparnya.

Untuk itu, lanjutnya, Pemko Dumai melalui DPRD Kota Dumai akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyelamatan agar aset dan hak Kota Dumai tidak melayang begitu saja.

"Untuk itu, dalam waktu dekat kita berencana akan memanggil pihak terkait seperti Dinas Perhubungan untuk mengetahui secara persis apa yang terjadi selama ini dan apa persoalannya, dan mengajak untuk bersama-sama saling bahu-membahu dalam memperjuangkan hak Pemko Dumai dihadapan Pemerintah Pusat," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Dumai, Dr. H. Agus Widayat menyampaikan hal yang sama Ia berharap nantinya pemerintah pusat bisa menimbang kemabli rencana pengambilan alih pengelolaan 2 terminal tipe A di Kota Dumai tersebut.

"Kita berharap peralihan kewenangan ini tidak menghilangkan sepenuhnya hak daerah dan masih memperoleh pemasukan keuangan, tapi bagaimanapun juga Pemko Dumai pastinya akan terus berupaya dan membenahi diri serta mempertahankan pengelolaan kedua terminal tipe A tersebut yakni Teriminal Barang dan Terminal Penumpang AKAP tersebut," harapnya.

Tak hanya itu, Sekdako Dumai H.Said Mustafa juga turut angkat bicara mengenai rencana peralihan pengelolaan dua terminal tipe A yang saat ini dikelola oleh Dishub Kota Dumai.

"Keputusan tersebut belum lah final dan masih perencanaan, jadi jika memang kita tak ingin kehilangan aset daerah yang tergolong sebagai penyumbang PAD terbesar, maka pentinglah rasanya untuk Pemko Dumai mempertahankannya bersama, dan membenahi diri atas persoalan yang selama ini sering terjadi," katanya. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Hotspot Kampar Tinggal Dua Titik, 283 Personel Gabungan Intensifkan Pendinginan Karhutla
Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, bagi Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, mesti sejalan dengan meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Wakil Bupati Inhil Serahkan Satyalancana Karya Satya kepada 88 PNS
Diapresiasi Presiden Prabowo, Kapolda Riau: Ini Kerja Bersama, Fokus Kami Padamkan Api
Bupati Herman Dorong Penguatan Sinergi Pemkab Inhil dan Lapas Tembilahan
Pemkab Inhil Tegaskan Nama Bupati dan Pejabat Dicatut dalam Dugaan Penipuan Proyek Rp1,6 Miliar
komentar
beritaTerbaru