Kamis, 20 Agustus 2026 WIB

Terpapar Kabut Asap, Sesak Napas, 2 Kambing Mati sebelum Disembelih

- Rabu, 07 Agustus 2019 11:14 WIB
2.107 view
Terpapar Kabut Asap, Sesak Napas, 2 Kambing Mati sebelum Disembelih
Pesisirnews.com - Dua kambing yang dijual sebagai hewan kurban milik warga di Palangka Raya mati karena sesak napas akibat kabut asap.

Dilansir dari Jpnn.com, berdasarkan penuturan Samsul (50,) salah satu penjual hewan kurban yang membuka lapak di Jalan Tingang, Palangka Raya, akibat terpapar kabut asap, hewan kurban yang dijualnya mengalami sakit mengeluarkan lendir pada hidung kemudin mati.

"Iya mati dua ekor kambing saya karena sakit, batuk selama dua hari, makan nggak mau lalu mati, katanya oleh asap, mati satu hari kemudian menyusul lagi satu, sudah saya kuburkan. Setelah kejadian itu saya mencari dokter hewan untuk memberikan vaksin,dan disuntik semua," kata Samsul.

Samsul menerangkan, akibat dari kejadian tersebut ia mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. Karena tidak ingin merugi lebih banyak, 30 kambing yang dimilikinya diberi suntikan vitamin.

"Sekarang sudah membaik semua setelah dilakukan penyuntikan oleh dokter hewan," ucapnya singkat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Palangka Raya Harry Maihadi melalui Kasi Kesehatan hewan, Eko Hari Yuwono, mengatakan bahwa kambing sebenarnya mempunyai penyakit Pneumonia atau radang paru-paru.

"Jadi sebenarnya ada penyakit, kambing yang ditransportasikan jarak jauh karena proses perjalanan yang panjang, kemudian gas dari kotoran kambing itu sendiri, sehingga ketika sampai di Palangka Raya, terkena asap itu yang dapat menyebabkan mati mendadak," katanya

Dokter Eko tersebut menerangkan, kambing itu sebenarnya sudah sakit sebelumnya kelelahan karena perjalanan jauh dan saat sampai di kota Palangka Raya terpapar oleh asap, serta tidak dilakukan penanganan akhirnya mati.

"Kambing ini sendiri rawan pada gangguan pernapasan, batuk sudah parah dan menyebabkan kematian. Sapi pun sama jika ditransportasikan pada jarak yang jauh" jelasnya. (***)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".
Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas
Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil
Bunda Paud Inhil Katerina Susanti Buka Lomba Kolase Pada Hari Anak Nasional 2026
Bupati Inhil Harap Porsigal Perkuat Persaudaraan dan Sinergikan Potensi Daerah
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
komentar
beritaTerbaru