Senin, 10 Agustus 2026 WIB

Balita Panti Asuhan Meninggal Tidak Wajar, DPRD Pekanbaru Nilai Dinas Sosial Kecolongan

- Senin, 30 Januari 2017 14:05 WIB
1.189 view
Balita Panti Asuhan Meninggal Tidak Wajar, DPRD Pekanbaru Nilai Dinas Sosial Kecolongan
Ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, PEKANBARU - Terungkapnya kejadian memilukan di salah satu panti asuhan di Kota Pekanbaru, seorang balita meninggal dunia secara tidak wajar dengan penuh luka lebam, membuat Anggota DPRD Kota Pekanbaru angkat bicara.

"Kita turut berduka dan menyayangkan hal ini terjadi. Sebenarnya keberadaan panti asuhan penting untuk menampung masyarakat yang terlantar, anak yatim piatu, jompo. Namun saat ini diketahui ada panti asuhan yang diduga ada kejadian kriminal di dalamnya. Tentu ini perlu diusut," ungkap Wakil Ketua DPRD kota Pekanbaru Sondia Warman SH MH, Senin (30/1/2017).

Atas kondisi ini, menurut Sondia, sangat disayangan dan donatur-dontur yang ikut memberikan bantuan ke panti asuhan tersebut akan berpikir kembali. Karena selama ini, panti asuhan di Kota Pekanbaru terus mendapat uluran tangan para dermawan, dengan adanya balita yang diduga dianiaya di panti asuhan, maka Sondia menilai ada pengawasan yang lemah dari dinas terkait.

"Kita mempertanyakan bagaimana pengawasan Dinas Sosial baik Riau maupun kota Pekanbaru. Bagaimana hal ini bisa baru tahu ketika sudah ada kejadian. Setidaknya Dinas Sosial ini melakukan kroscek minimal sekali dua bulan kepada panti asuhan yang ada di Pekanbaru. Guna kroscek ini untuk meginput data berapa orang yang ada di panti-panti asuhan. Saya yakin dan percaya jumlah di panti asuhan akan berubah, bisa berkurang bisa bertambah. Selanjutnya dengan dikroscek dinas terkait tahu apa yang terjadi di panti asuhan. Seperti hari ini kita kecolongan. Ternyata ada diduga tindakan kriminal dengan meninggalnya seorang anak. Kok baru tahu sekarang, begitupun dengan kondisi tempat panti asuhan yang dikatakan tidak layak. Berarti disini sangat lemahnya kontrol dinas terkait," jelas Sondia.

Kepada penegak hukum, Sondia berharap untuk mengusut tuntas kejadian ini. Dan kepada Dinas Sosial sekali lagi Sondia tekankan untuk selalu mengkroscek seluruh panti asuhan yang ada di Pekanbaru secara rutin.

"Tapi saya yakin dan percaya tidak seluruh panti asuhan yang seperti ini. Jangan gara-gara persoalan ini masyarakat tidak respec lagi memberikan bantuan kepada panti asuhan lainnya," pungkas Sondia. (rik)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolres Indragiri Hilir Serahkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan Muhammadiyah
Heboh!!!,Sapi Kurban Miliki 2 Bayi Dalam Rahim
Kakek 67 Tahun Di Kampar Cabuli Balita 4 Tahun
Hubungan Israel-UEA Makin Mesra, Bayi Israel Pertama yang Lahir di Negara Arab Terima Paspor
Merasa Tidak Hamil, Ibu di Cianjur Menaruh Bayi yang Baru Dilahirkannya di Kebun
Pertama Terjadi di Dunia, Penculik Bayi Hewan Minta Uang Tebusan
komentar
beritaTerbaru