Sabtu, 15 Agustus 2026 WIB

Warga Binjai Utara Minta DPRD Dukung Pembangunan Listrik Jokowi

- Rabu, 21 September 2016 20:43 WIB
1.728 view
Warga Binjai Utara Minta DPRD Dukung Pembangunan Listrik Jokowi
PESISIRNEWS.COM, BINJAI - Seratusan massa yang berasal dari Kecamatan Binjai Utara dipimpin oleh Herianto, warga Kelurahan Jati Makmur, melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Binjai. Menurut Herianto, hal ini mereka lakukan karena kesal melihat tindakan para politikus tersebut yang dinilai tidak memahami persoalan masyarakat Binjai secara keseluruhan.

Para politikus itu, tambahnya, datang ke lokasi pembangunan tower dan layaknya Hakim, langsung memerintahkan para pekerja menghentikan kegiatan pembangunan proyek listrik nasional tersebut. Mereka adalah M. Syarif Sitepu, Hj. Juliati, HM. Yusuf, T. Matsyah, Ardiansyah, Irfan Ahmadi, Hj. Emagata dan Maruli Malau.

Aspirasi massa ini mereka tunjukkan juga dalam tulisan di spanduk yang mereka bawa, yakni "Woi DPRD.. Pake power mu untuk dukung ketersediaan listrik, bukan menghalangi program Jokowi - Pak dewan, bu dewan. Kami juga rakyat mu loh. Jangan gara-gara 10 orang, Seratusan ribu warga Binjai jadi korban byar pet"

Selain di spanduk, dalam orasinya, Ichwan kooordinator lapangan juga mengecam Komisi A yang diduga mencatut warga untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga:

"Hei Komisi A... Jangan jual nama rakyat untuk menghalangi pembangunan Tol Listrik," kata Ichwan melalui pengeras suara.

"Ayo warga Binjai jangan pilih lagi Komisi A. Kita boikot mereka," tambahnya.

Baca Juga:

Sebelumnya, Herianto mengatakan juga bahwa kepentingan bangsa ini harus berada di atas kepentingan kelompok, apalagi hanya kepentingan pribadi.

"Demi Sumut dan Binjai Terang tanpa pemadaman listrik, kami mengecam oknum yang menjadi provokator masyarakat untuk menghalangi pembangunan transmisi listrik 35.000 MW di kecamatan Binjai Utara," terangnya.

Amatan wartawan, tak satupun anggota DPRD Binjai yang berani menemui massa ke gerbang kantor DPRD. Wakil rakyat itu malah merepotkan Kapolsek Binjai Kota yang tampak jadi kurir penyampai pesan antara kedua belah pihak, rakyat dan wakilnya. Pesan wakil rakyat agar massa mengutus 5 orang perwakilan menemui mereka. Hal ini ditolak oleh massa.

Karena dewan tidak bersedia juga menemui warga, maka massa kemudian melanjutkan aksinya ke kantor Walikota Binjai. Di sana mereka mendukung tindakan Walikota Idaham yang dinilai mendukung pembangunan listrik, tidak seperti DPRD, khususnya Komisi A. (Red) 

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Semangat HUT ke-81 RI, PT PLN Nusantara Power UP Tenayan dan PT Riau Pangan Bertuah Jajaki Kolaborasi Pemanfaatan Limbah FABA untuk Dukung Swasembada
Semarak HUT ke-81 RI, PLN Nusantara Power UP Tenayan Gelar Program Derma Nusantara sebagai Wujud Syukur dan Kepedulian Sosial
Sambut Dirgahayu Republik Indonesia, PLN NP UP Tenayan Kembali Gelar Pelatihan Budidaya Nila Sistem Bioflok Untuk Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Warga
Desak Copot Direksi Akibat Pemadaman Listrik Bergilir, Front Pemuda Kalimantan & Sumatera 'Segel' Kantor PLN Pusat
Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
Dua Remaja Tersengat Listrik di Tembilahan, PLN Soroti Pentingnya Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Tegangan Menengah
komentar
beritaTerbaru