TEMBILAHAN (Pesisirnews.com) - Dua moda transportasi laut yakni speedboat dan kapal pompong mengalami kecelakaan diperairan Sungai Piring Kecamatan Batang Tuaka Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau pada Minggu malam (29/5/2022), sekitar pukul 19.50 WIB.
Berdasarkan info yang diterima pihak Kantor Basarnas Pekanbaru dari seorang warga Desa Sungai Piring bernama Abimayu sekitar pukul 20.00 WIB, dia melaporkan kepada Basarnas bahwa telah terjadi kecelakaan laut antara speedboat Air Tawar tujuan Sei Guntung - Tembilahan dengan kapal pompong berkapasitas 5 tonase yang mengangkut bahan sembako dari Tembilahan tujuan Sungai Piyai.
Akibat kecelakaan laut ini, 4 orang dikabarkan meninggal dunia.
Baca Juga:
Adapun kronologi terjadinya kecelakaan pada Minggu malam tersebut, bermula sekitar pukul 16.30 WIB, kapal sewa SB Air Tawar dari Desa Air Tawar Kec. Kateman yang bermuatan 11 orang penumpang dan dinahkodai Sdr. Ijal berangkat menuju Tembilahan untuk mengantar keluarga berobat ke RSUD Puri Husada Tembilahan.
Sekitar pukul 19.50 WIB speedboat Air Tawar melintasi perairan Sungai Piring. Karena pada saat itu situasi sudah gelap speedboat tersebut tidak melihat adanya sebuah kapal pompong yang pada saat itu kapal pompong tersebut tidak ada lampu rambu kapal, sehingga speedboat Air Tawar yang dinahkodai oleh Sdr. Ijal ini menabrak kapal pompong tersebut.
Baca Juga:
Akibat kejadian tersebut, speedboat Air Tawar mengalami kerusakan dan tenggelam. Sedangkan Kapten kapal mengalami luka luka, serta 3 orang penumpang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tim Basarnas dan aparat terkait saat melakukan evakuasi terhadap para korban.
Usai mendapat laporan dari masyarakat mengenai peristiwa naas itu, Basarnas Pos SAR Tembilahan, BPBD Tembilahan, Polsek Sungai Piring, Bhabinkamtibmas, Danrammil Sungai Piring, Bhabinsa, Polair Tembilahan, Polair Direktorat Polda Riau, KPLP Tembilahan serta masyarakat setempat segera melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap korban, baik yang meninggal dunia maupun yang selamat.
[br]
Terhadap korban meninggal dunia dan luka-luka di evakuasi ke Puskesmas Sungai Piring. Sedangkan penumpang kapal pompong yang bertabrakan dengan SB Air Tawar sebanyak 3 orang, semuanya ada dalam keadaan selamat.
Berikut identitas korban meninggal dunia ditempat kejadian:
1. Sukmawati (56), Islam, Melayu, IRT, Alamat Sungai Guntung Kec. Kateman;
2. Masyitah Rahayu (30), Islam, Melayu, IRT, Alamat Sungai Guntung Kec. Kateman;
3. M Adam Siregar (7), Islam, Batak, Alamat Sungai Guntung Kec. Kateman (Ketiga korban ini dibawa ke Puskesmas Sungai Piring), dan;
4. Ijal, (26), Islam, Bugis, Capt speedboat, Alamat Sungai Guntung Kec. Kateman. dilarikan ke RSUD Tembilahan, namun diperjalanan meninggal dunia.
[br]
Berikut data korban speedboat yang selamat:
1. Abdul Ralim / 18 th,
2. Febrianto Siregar/ 31 th,
3. Samsudin/ 28 th,
4. Juliana/ 32 th,
5. Hustana fil pardani,
6. Sifa/ 15 th,
7. Deki/ 25 th.
Berikut data korban di kapal pompong yang semuanya dilaporkan selamat:
1. Nama : Didi Aswat, Umur : 27 tahun, Suku : Banjar, Agama : Islam, Alamat : Desa Sungai Piyai,
2. Padli Kurniawan, Umur : ±35 tahun, Suku : Banjar, Agama : Islam, Alamat : Sda,
3. Samsiah (wanita), Umur : ±54 tahun, Suku : Banjar, Agama : Islam, Alamat : Sda.
(PNC/rls)