Rabu, 27 Mei 2026 WIB

Butuh Perhatian Pemerintah: Kades dan Warga Desa Tekulai Hilir Perbaiki Jembatan Desa yang Rusak Parah

- Jumat, 04 Desember 2020 18:32 WIB
2.150 view
Butuh Perhatian Pemerintah: Kades dan Warga Desa Tekulai Hilir Perbaiki Jembatan Desa yang Rusak Parah
Kepala Desa Tekulai Hilir, Suriadi SP (kiri), dan kondisi jembatan desa yang rusak parah. (Foto: Anjar/Pesisirnews.com)

TEMBILAHAN, Pesisirnews.com - Lebih dari 5 tahun jembatan penghubung antar wilayah desa yang terletak di Dusun III Desa Tekulai Hilir Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, keadaannya rusak parah.

Hingga kini kondisi jembatan desa tersebut masih belum mendapat anggaran perbaikan dari instansi terkait yang ada di Pemkab Inhil.

Melihat kondisi jembatan yang rusak parah itu, Kepala Desa (Kades) Tekulai Hilir, Suriadi SP bersama warga pada Jumat (4/12/2020) sore, berinisiatif melakukan perbaikan jembatan yang persisnya berlokasi di Jalan Yos Sudarso Desa Tekulai Hilir secara gotong royong dan dengan biaya swadaya.

Baca Juga:

Sekitar 30 warga Desa Tekulai Hilir berpartisipasi memperbaiki kerusakan jembatan agar jembatan dapat dilalui dengan aman oleh warga desa.

Menurut Kades Suriadi kepada Pesisirnews.com via seluler, Jumat (4/12/2020), pihaknya sudah mengupayakan permintaan bantuan ke dinas terkait di Pemkab Inhil supaya jembatan penghubung antar wilayah desa tersebut dapat di anggarkan perbaikannya atau dibangun kembali.

Baca Juga:

Tetapi, hingga kini belum ada tindak lanjut dari instansi terkait dalam merealisasikan perbaikan atau pembangunan ulang jembatan yang kondisinya amat memprihatinkan itu.

[br]

“Jembatan sebagai infrastruktur yang terbilang penting tentu tidak bisa dibiarkan kerusakannya karena menyangkut mobilitas warga. Oleh karena itulah kami berinisiatif bersama warga melakukan perbaikan secara gotong royong dan dengan biaya swadaya,” ucap Suriadi.

“Sedangkan untuk membangun sebuah jembatan butuh biaya yang tidak sedikit. Dulu diperkirakan biaya membangun jembatan yang rusak ini bisa menelan anggaran lebih dari satu miliar, yang mana tentu tidak mampu tercover dalam anggaran Dana Desa,” ungkapnya.

Kades Suriadi berharap agar Pemkab Inhil, Pemprov Riau dan para wakil rakyat yang ada di DPRD Inhil dapat meninjau langsung kondisi jembatan rusak berat yang ada di desanya sehingga tergugah untuk memperbaiki sarana yang amat vital bagi mobilitas warga di desa ini.

Terpisah, Bukhari (49), seorang warga desa dan Ketua RT 01/RW 03, Dusun III, mengungkapkan kepada Pesisirnews.com bahwa jembatan rusak yang diperbaiki secara gotong royong ini sudah cukup sering menimbulkan korban cedera akibat terjatuh dari sepeda motor.

“Kondisi jembatan ini memang terbilang tak layak lagi untuk dilewati. Kami bersyukur, pak wali mau berkorban biaya dan mengerahkan eksavator agar setidaknya jembatan ini dapat dilewati dengan cukup aman oleh para pengguna sepeda motor,” ujarnya.

Bukhari memperkirakan, sedikitnya 7 juta rupiah uang yang keluar dari ‘kocek’ pak wali untuk biaya perbaikan jembatan demi keamanan dan keselamatan warganya.

Editor
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Batang Tuaka Capai 95 Persen
Polsek Kempas Rampungkan Renovasi Jembatan Menuju SD 012 Rumbai Jaya
Masyarakat Desa Sekayan Apresiasi Polres Inhil atas Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba
Polda Riau Target Bangun 110 Jembatan untuk Masyarakat, 27 Tuntas 100 Persen
Progres Hari ke-11 Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Capai 100 Persen
Listrik Resmi Mengalir di Pelangiran Kecil dan Teluk Bunian, Warga Akhirnya Rasakan Terangnya Setelah Puluhan Tahun
komentar
beritaTerbaru