ISPU Inhil Tembus 311, Kapolres Donny: Kurangi Aktivitas di Luar dan Gunakan Masker
INDRAGIRI HILIR, Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, semakin memburuk di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah
Artikel
KAMPAR, Pesisirnews.com - Terkait Aksi Mogok Kerja Karyawan PT. Padasa Enam Utama (PEU) yang tidak berkesudahan kini berdampak pada karyawan yang mangaku kehidupan mereka semakin sulit.
Aksi mogok kerja Karyawan PT. Padasa bermula dari ajakan Ketua DPC FSBSI (Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Kabupaten Kampar, Kormaida Siboro.
Aksi mereka tersebut sebenarnya sudah pernah dilakukan mediasi yang difasilitasi Pemkab Kampar dengan mempertemukan pihak karyawan yang mogok kerja dengan pihak perusahaan PT. Padasa Enam Utama untuk mencari solusi terbaik terkait tuntutan karyawan melalui FSBSI.
Baca Juga:
Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi SH bersama Upika pada tanggal (7/10/2020) lalu, juga telah berupaya menemui pihak karyawan yang tengah melakukan mogok kerja dengan menyampaikan imbauan agar mereka kembali bekerja.
Sebagian dari karyawan yang mengikuti imbauan telah kembali bekerja namun sebagian lainnya masih melakukan mogok kerja.
Baca Juga:
Salah satu karyawan yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media yang meliput aksi mogok kerja ini mengungkapkan, bahwa mereka sebenarnya ingin kembali bekerja seperti semula namun takut dengan Pimpinan DPC FSBSI Kampar yang meminta mereka untuk tetap melanjutkan mogok kerja ini. Akibatnya nasib karyawan menjadi semakin tidak jelas.
Karena sebagian karyawan ini tetap melakukan mogok kerja cukup lama, maka pihak perusahaan juga telah mendatangkan karyawan pengganti untuk sementara agar aktifitas perusahaan dapat terus berjalan.
Menurut Humas PT. Padasa, jika kondisi ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan perusahaan mengambil tindakan tegas hingga PHK dan mengangkat pekerja pengganti menjadi karyawan.
Namun sebetulnya, pihak perusahaan juga menghindari hal tersebut, makanya melalui administratur, perusahaan telah meminta mereka untuk bekerja seperti semula, namun sayangnya mereka masih menolak.
“Kita berharap masalah ini dapat diselesaikan dengan baik dan masing-masing pihak hendaknya tidak mementingkan egonya sendiri, sehingga ada jalan tengah yang dapat diterima kedua belah pihak,†jelas Humas PT. Padasa. (rls-wan)
INDRAGIRI HILIR, Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, semakin memburuk di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah
Artikel
TEMBILAHAN Bupati Herman mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Riau melalu
Artikel
MANDAH, INDRAGIRI HILIR Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama unsur pemerintah, TNI dan Polri melakukan evakuasi terhadap
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Warga Desa Pasengrahan, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang l
Peristiwa
INDRAGIRI HILIR Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkunga
Artikel
Tembilahan Pengembangan komoditas kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diarahkan tidak berhenti pada sektor perkebunan, tetapi ju
Artikel
INDRAGIRI HILIR Warga bersama personel Polsek Mandah dan Koramil 08 Mandah menemukan seekor hewan mamalia laut yang diduga merupakan ban
Artikel
Tembilahan, (22/9/2026) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital Tahu
Artikel
BANJAR XII Ribuan warga Kabupaten Rokan Hilir berkumpul di halaman Mapolres Rokan Hilir, Selasa (22/9/2026), untuk mengikuti Tabligh Akb
Islam
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Sebanyak 70 orang kontingen asal Indragiri Hilir (Inhil), akan berkompetisi di Pekan Olahraga, Seni dan Pembel
Olah Raga