Sabtu, 20 Juni 2026 WIB

Kritik Pihak PLN Menangani Pemadaman Listrik, Anggota PWI Kampar Dikeluarkan Dari Anggota Grub WA

- Rabu, 04 September 2019 10:54 WIB
461 view
Kritik Pihak PLN Menangani Pemadaman Listrik, Anggota PWI Kampar Dikeluarkan Dari Anggota Grub WA
Kampar, Pesisirnews.com - Pemadaman listrik yang dialami oleh Masyarakat Bangkinang dari sore kemaren hingga pagi ini, menuai kritikan dan keluhan dari masyarakat. Kritikan dan keluhan ini langsung disampaikan oleh Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar, yang juga merupakan Direktur PT Media Rama Athaillah (Radio RAMA FM Kampar) Gustika Rahman atau dikenal dengan sebutan Agus, hari rabu (04/09/2019).

Dalam kritikannya Agus menyampaikan "Jika ada masalah, mana yg lebih cepat penanganan kabel bawah tanah atau pakai tiang pak PLN… Klu setiap ada masalah mcm ini terus, kasian masyarakatnya… Giliran lambat bayar di ancam, Giliran PLN bermasalah macam mana..?? Maaf, hanya menyampaikan keluhan masyarakat…

Menanggapi kritikan tersebut, salah seorang oknum PLN dengan Nomor Hp 081365329596, tanpa basa basi, langsung mengeluarkan kita dari grub WA "PLN KITA-BANGKINANG". Ini membuktikan tidak profesionalnya oknum PLN tersebut dalam menanggapi masalah, ucap Agus.

Untuk itu kita meminta kepada pihak PLN untuk bisa bekerja dengan professional dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai ada masyarakat yang memberikan kritikan langsung disikapi secara emosional dengan langsung mengeluarkan orang tersebut dari grub WA.rls. (wan)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Soroti Video Viral Anak di Inhil, Ketua PW-IWO Riau Ingatkan Pentingnya Perlindungan Identitas Anak
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Ketua Tp PKK inhil Katerina Susanti Herman Gelar Giat  Layanan Gelar Kasus Kekerasan Terhadap Anak
Pemkab Inhil Raih WTP Ke-10, Wabup Yuliantini Ajak ASN Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
Polres Inhil Salurkan Paket Sembako dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
komentar
beritaTerbaru