Jumat, 21 Agustus 2026 WIB

2 Ekor Gajah Latih Kelelahan Hadapi Gajah Liar di Inhu Riau

- Selasa, 18 Juni 2019 11:21 WIB
7.311 view
2 Ekor Gajah Latih Kelelahan Hadapi Gajah Liar di Inhu Riau
Pesisirnews.com - Tim Balai Besar Konservasi Daya Alam (BBKSDA) Riau menurunkan dua gajah latih untuk melakukan penggiringan enam ekor gajah liar yang masuk permukiman dan perkebunan. Namun, sejauh ini upaya gajah jinak belum membuahkan hasil.

Bahkan saat ini pihak BBKSDA tidak lagi menerjunkan dua gajah latih Rahman berusia 40 tahun dengan bobot empat ton dan Indro berusia 35 tahun dengan bobot 3,5 ton karena kondisinya tidak fit.

"Saat ini dua gajah latih kita diistirahatkan karena kelelahan," ucap Kepala Bidang I BBKSDA Riau, Andri Hansen Siregar Senin (17/6/2019) seperti dilansir dari Sindonews.com.

Dia menjelaskan, Indro dan Rahman merupakan gajah yang memiliki kemampuan bertarung dan banyak memiliki pengalaman dalam melakukan relokasi gajah liar. Keduanya sudah diturunkan sejak 12 Juni 2019. Dari postur dan gading, kedua gajah jinak itu lebih unggul.


Antargajah liar yang jumlahnya empat ekor di Peranap dengan dua gajah latih sudah beberapa kali bertemu. Saat bertemu awal di kebun karet warga, kedua kubu gajah itu saling berkomunikasi dan tidak ada pertarungan. Indro dan Rahman berusaha memancing ke empat gajah keluar dari kebun. Namun, walau sempat ke luar, kawanan gajah liar kembali masuk kebun.

Bahkan kini kawanan yang dipimpin seekor gajah dewasa yang ukurannya cukup besar bergeser ke kebun waga yang lokasinya sulit dijangkau. Sementara dua ekor gajah jinak diistirahatkan sekitar 3 kilometer dari kawanan gajah liar.

"Dua gajah latih kita istirahat di Pasar Baru Peranap. Upaya kita saat ini memblokade jalan agar gajah tidak masuk ke pemukiman padat penduduk," imbuhnya.

Selain empat gajah liar di Peranap, ada dua ekor gajah liar lagi berkeliaran di Kecamatan Kelayang. Kedua kelompok gajah liar ini merupakan satu keluarga penguhuni Tanaman Nasioal Tesso Nilo (TNTN).

"Kalau yang di Kelayang belum kita lakukan upaya karena berkonsentrasi di Peranap. Gajah di kelayang sangat agresif karena sedang tahap mencari jati," tukasnya.(dan)

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Wabup Yuliantini Apresiasi Kreativitas Anak Muda Inhil Lewat Pekik Merdeka Vol. 3
Bupati Herman Apresiasi Miftahul Hidayah, Dorong Pesantren Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak
Satlantas Polres Inhil Pasang Spanduk Larangan Balap Liar di Parit 19 dan 21
Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan
komentar
beritaTerbaru