Minggu, 23 Agustus 2026 WIB
Bencana Palu

Ikut Menggali, Ayah Ini Percaya Putrinya Masih Hidup di Balik Puing Hotel Roa Roa

- Jumat, 05 Oktober 2018 02:16 WIB
397 view
Ikut Menggali, Ayah Ini Percaya Putrinya Masih Hidup di Balik Puing Hotel Roa Roa
Kompas.com
Hans Bobonggoi masih percaya, Lesni Bobonggoi (19) masih hidup di balik reruntuhan Hotel Roa Roa di Palu, Sulawesi Tengah.

Pesisirnews.com - Hans Bobonggoi masih percaya, Lesni Bobonggoi (19) masih hidup di balik reruntuhan Hotel Roa Roa di Palu, Sulawesi Tengah.

Meski sudah hampir 7 hari berlalu, dia yakin, anak gadisnya itu dalam penjagaan Tuhan di saat dia dan petugas lainnya berusaha menyingkirkan tiang beton dan puing.

Dia yakin, berdoa dan berusaha merupakan jalan terbaik yang bisa dilakukannya demi bisa meraih dan memeluk anak gadisnya yang hilang saat hotel ini runtuh akibat diguncang gempa bermagnitudo 7,4 pada Jumat pekan silam.

Baca Juga:

"Saya mohon doanya agar Lesni dan korban lainnya segera ditemukan," ungkap Hans di tengah pencarian, Kamis (4/10/2018).

Seluruh dari 8 lantai hotel itu ambruk ke bawah membentuk gunungan puing-puing yang saling tindih.

Baca Juga:

Jumat sore itu adalah Jumat kelabu bagi Lesni dan seluruh pekerja di hotel ini, bahkan bagi semua tamu.

Menurut penuturan teman Lesni yang sama-sama bekerja di hotel, lanjut Hans, saat kejadian, Lesni sedang melayani tamu mengantar kue dan kopi ke sebuah kamar. Setelah pesanan diantar, Lesni minta izin ke toilet untuk buang air.

Saat masuk toilet inilah, guncangan gempa terjadi. Lesni terjebak dalam toilet yang runtuh bersama seluruh bangunan 8 lantai ini.

Hans ikut berjuang menemukan Lesni dari balik puing. Dengan linggis di tangan, dia mencoba mencari celah untuk masuk melalui saluran pembuangan. Rambutnya sudah penuh debu, juga kaus dan celana kainnya ditempeli kotoran.

Tetapi usahanya masih jauh dari harapan. Dia hanya mampu menggali beberapa meter saja. Hans berharap alat berat yang digunakan Basarnas bisa segera menyingkirkan beton-beton tersebut.

"Saya berharap Lesni masih bisa diselamatkan karena masih ada keajaiban di dunia ini," ungkap Hans.


Sumber Kompas.com 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan
Bupati Inhil Herman Resmikan Wisata Baru Taman Kolam Tiga Putri
Angin Puting Beliung Terjang Dua Kelurahan di Tempuling, Sejumlah Rumah Rusak
Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
komentar
beritaTerbaru