Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Bentrok Massa di Papua, Mata Seorang Polisi Kena Busur Panah

- Kamis, 04 Oktober 2018 08:27 WIB
1.763 view
Bentrok Massa di Papua, Mata Seorang Polisi Kena Busur Panah
Kompas.com/Tribunwow.com/dok Polda Papua

Pesisirnews.com - Bentrok dua kelompok warga di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10/2018) menyebabkan petugas polisi terluka.

Dilansir TribunWow.com dari akun Instagram Brigjen Pol Krishna Murti @Krishnamurti_bd91 @krishnamurti_bd91, seorang petugas yang mengamankan konflik terkena busur panah pada matanya.

Dari video yang diunggahnya, petugas tersebut tampak tegar menjalankan tugas meski busur panah menancap pada mata kanannya.

Baca Juga:

Krishna Murti mengapresiasi ketegaran petugas tersebut.

"Masya Allah.. Mata kena panah saat mengamankan konflik. Dia masih tegar..

Baca Juga:

KAMU HEBAT NAK..!! KAMI BANGGA..

Pasti sebagian dari kalian berkata: sudah resiko..," tulis Krishna Murti pada keterangan video.

Unggahan video Instagram Krishna Murti, seorang petugas yang mengamankan bentrok di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10/2018) terluka di bagian matanya.
Unggahan video Instagram Krishna Murti, seorang petugas yang mengamankan bentrok di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (2/10/2018) terluka di bagian matanya. (Instagram @krishnamurti_bd91)

Diberitakan dari Kompas.com, bentrok di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua melibatkan pihak kepolisian dan mengakibatkan dua petugas terkena busur panah.

Kabdi Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menuturkan, dua polisi tersebut yakni AKP Amon dan Brigadir Dolfis.

"Satu anggota Brimob terluka panah di bagian mata dan Kasat Lantas di sana terkena panah di bagian paha," ujar Kombes Pol Ahmad.

Selain itu, bentrok juga mengakibatkan kerusakan dan korban luka-luka.

"Kemudian ada lima warga masyarakat mengalami luka-luka dan ada lima ruko dan lima rumah dibakar," jelasnya.

Dua kelompok warga yang bertikai adalah Tim 9 Pimpinan Yance Tapyer dan kelompok pendukung bupati.

Tim 9 Pimpinan Yance Tapyer menginginkan Bupati Pegunungan Bintang Costan Otemka turun dari jabatannya. 


Sumber Tribunwow.com 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan
Bupati Inhil Herman Resmikan Wisata Baru Taman Kolam Tiga Putri
Angin Puting Beliung Terjang Dua Kelurahan di Tempuling, Sejumlah Rumah Rusak
Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
komentar
beritaTerbaru