Minggu, 23 Agustus 2026 WIB

Bawa Motor Sambil Main Hape, Dua Gadis Ini Kembali pada-Nya

- Minggu, 25 Maret 2018 21:49 WIB
994 view
Bawa Motor Sambil Main Hape, Dua Gadis Ini Kembali pada-Nya
Ilustrasi/Internet

Pesisirnews.com - Dua wanita tewas seketika usai mengalami kecelakaan di jalan raya Lamongan – Gresik, Jawa Timur tepat di depan stadion.

Diduga kecelakaan ini terjadi karena pengendara Gita Wahyuni (22), asyik bermain handphone saat mengemudikan motor dalam kecepatan tinggi.

Saat itu, Gita berboncengan dengan Nurul Hidayat, warga Desa Ngadipura, Kecamatan Widang, Tuban.

Baca Juga:

Kejadian bermula saat keduanya mengendarai sepeda motor nopol S 6651 KA dengan kecepatan kurang lebih 60 kilometer per jam.

Gita kehilangan konsentrasi karena sibuk dengan ponselnya.

Baca Juga:

Dia pun tak melihat ada median jalan dan menabraknya hingga kendaraan terlontar menabrak tiang besi billboard.

Kedua korban terjungkal terlepas dari motor dan mengalami benturan keras di bagian kepala.

Dua perempuan ini pun meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.

"Keduanya mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia ditempat kejadian," ucap Kanit Laka Lantas Ipda Sudibyo.

Sebelum kejadian, banyak warga yang melihat korban memegang handpone dan hanya satu tangan kanan untuk mengendalikan motornya.

Kemungkinan sebelum menabrak median jalan, sepeda korban terjebak lubang jalan hingga oleng.

Dalam insiden ini, Gita Wahyuni mengalami luka di kepala dan patah kaki sebelah kanan. 


Sumber Pojoksatu.id 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai Patroli Udara Karhutla, Turun Langsung Padamkan Api di Pelalawan
Bupati Inhil Herman Resmikan Wisata Baru Taman Kolam Tiga Putri
Angin Puting Beliung Terjang Dua Kelurahan di Tempuling, Sejumlah Rumah Rusak
Perdana Digelar, Rakor Damkar se-Riau Satukan Kekuatan Hadapi Ancaman Kebakaran
Wakil Bupati Inhil Lepas Atlet Muay Thai Berlaga di Begaduh Championship Vol. 3
Terindikasi Akibat Penyakit Bawaan, Tahanan Rutan I Medan Meninggal Dunia*
komentar
beritaTerbaru