Upaya Indonesia untuk melakukan verifikasi batas wilayah dengan Malaysia
akan dilakukan mulai bulan Juni menyusul pembangunan mercusuar di wilayah
sengketa Tanjung Datuk, Kalimantan Barat.
Kesepakatan ini diambil pekan ini menyusul pertemuan kedua belah pihak.
Isu perbatasan ini berawal dari laporan TNI Angkatan Laut kepada
Kementerian Luar Negeri terkait pembangunan tiang pancang rambu suar oleh
Malaysia.
Baca Juga:
Selain verifikasi, kedua negara juga sepakat untuk tidak menimbulkan
ketegangan baru terkait masalah perbatasan.
"Kita sudah tahu batas wilayah kita di titik tertentu di Tanjung Datuk
dan Malaysia menganggap itu wilayah mereka dan jadilah wilayah dispute, wilayah
abu-abu," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Fuad Basya.
Baca Juga:
"Kita sudah tahu batas wilayah kita di titik tertentu di Tanjung Datuk
dan Malaysia menganggap itu wilayah mereka dan jadilah wilayah dispute, wilayah
abu-abu"
Fuad Basya
"Itu lah yang akan dilihat berdasarkan aturan atau hukum yang berlaku
selama ini dan kita lihat peta Inggris dan Belanda tahun 1891 dimana batas
wilayah itu," kata Fuad lagi.
Selain verifikasi wilayah, hasil pertemuan kedua belah pihak menetapkan
Malaysia harus menghentikan semua pembangunan di daerah yang dimaksud.
Pengamat hubungan internasional dari Universitas Pertahanan Bantarto
Bandoro mengatakan Indonesia cenderung lamban dalam merespon sengketa
perbatasan.
"Kalau kita lihat statistiknya banyak sekali entah itu Ambalat,
Sipadan Ligitan, sampai Tanjung Datuk. Indonesia kurang alert, inilah yang
membuat Malaysia merasa bahwa mereka bisa berbuat apa saja, katena toh tidak
ada tindakan-tindakan kongkrit," kata Bantarto.
Apakah Indonesia lambat dalam merespon isu perbatasan seperti kata
Bantarto?
"Indonesia kurang alert, inilah yang membuat Malaysia merasa bahwa
mereka bisa berbuat apa saja, katena toh tidak ada tindakan-tindakan kongkrit"
Bantarto Bandoro
Dan apakah verifikasi perbatasan untuk semua wilayah sengketa tanpa harus
menunggu ada kejadian lagi?
Seberapa penting verifikasi ini untuk menjaga kedaulatan negara?
Tulis komentar Anda di kolom yang disediakan, dan jangan lupa nama serta
kota asal Anda.
Anda yang bersedia dikontak BBC - bagi pendapat yang terpilih- jangan lupa
tinggalkan nomor kontak Anda, yang tentunya akan kami rahasiakan.
Pendapat terpilih akan kami siarkan dalam Forum BBC pada Kamis (04/06)
siaran pukul 18:00 WIB.BBC Indonesia