“Jeanne Louise Calment telah mengalami sejumlah peristiwa besar dalam hidupnya seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II, serta sejumlah peristiwa bersejarah lainnyaâ€
Pesisirnews.com - Jeanne Louise Calment (Kalman) adalah seorang supercentenarian (seseorang yang telah hidup atau melewati ulang tahun ke-110) asal Prancis yang memiliki umur terpanjang dalam sejarah manusia modern. Dia hidup sampai usia 122 tahun, 164 hari.
Kalman kelahiran 21 Februari 1875, tinggal di Arles, Prancis. Sepanjang hidupnya, dia hidup lebih lama dibanding kedua putri dan cucunya selama beberapa dekade.
Baca Juga:
Wanita yang meninggal pada 4 Agustus 1997 ini telah mengalami sejumlah peristiwa besar dalam hidupnya seperti Perang Dunia I dan Perang Dunia II, serta sejumlah peristiwa bersejarah lainnya.
Menurut berbagai sumber, rahasia umur panjang Kalman terletak pada gaya hidupnya yang suka berolahraga dan diet yang dia lakukan.
Baca Juga:
Namun dia juga punya kegemaran yang dianggap bertentangan dengan gaya hdup sehatnya.
Menurut situs Bulgaria zajenata.bg, yang memuat kisah kehidupannya, Kalman merupakan seorang wanita yang gemar merokok, dan makan coklat hampir 1kg seminggu. Kebiasaan ini masih suka dia lakukan, bahkan hingga dia telah berusia renta.
Tetapi, dibalik kisah hidupnya yang mendunia, kebenaran mengenai umur panjang Kalman juga menjadi pembahasan yang kontroversial dari sejumlah kalangan.
[br]
Umur panjang atau penipuan?
Melansir woman.forumdaily.com, pada 2018, seorang ilmuwan matematika Rusia Nikolai Zak, mempertanyakan keandalan catatan Zhanna Kalman, putri dari Jeanne Louise Kalman, terkait dengan beberapa catatan mengenai ibunya di masa lalu.
Ringkasnya, Nikolai Zak menyimpulkan bahwa predikat wanita tertua di Bumi yang disandang Kalman tidak benar, dan mengandung sejumlah rekayasa.
Menanggapi ilmuwan Rusia tersebut, sejumlah ilmuwan Swiss dan Prancis kemudian memulai penyelidikan mereka untuk mengetahui kebenaran umur panjang Kalman.
Mereka mengambil arsip, kliping koran waktu itu untuk mencari bukti atas usia Kalman yang sesungguhnya.
Para ilmuwan tersebut menyusun model matematika berdasarkan database centenarian yang lahir di Prancis antara tahun 1875 dan 1903.
Jeanne Louise Kalman saat usia 20 tahun di tahun 1895 dan usia 120 tahun di tahun 1995. (Foto via VLADMAMA.RU)
Secara statistik, kemungkinan orang hidup hingga 122 tahun sama dengan 1 dalam 10 juta - yaitu, secara matematis, kisah Jeanne Kalman sangat cocok dengan kerangka kemungkinan.
[br]
Studi ini juga menolak versi ilmuwan Rusia bahwa secara statistik tidak mungkin seseorang untuk hidup sampai usia 122 tahun.
“Mengingat bahwa sejak awal abad ke-8, tidak kurang dari 10-100 juta orang telah lahir di dunia yang telah hidup hingga 122 tahun, keberadaan seseorang yang hidup hingga XNUMX tahun pada akhir abad XNUMX kedengarannya cukup masuk akal,†kata Francois Errmann, profesor gerontologi di Rumah Sakit Universitas di Jenewa, salah satu peneliti tersebut.
Ilmuwan Prancis dan Swiss juga menyebut versi ilmuwan Rusia itu sebagai "teori konspirasi yang tidak berdasarkan fakta yang akurat.â€
Sebagai informasi, abad XNUMX dipromosikan secara luas di Visigoth dan Abad Pertengahan. Secara umum asalnya diyakini merujuk pada Hispanik yang dihuni oleh Romawi. Menurut sudut pandang ini, hal itu terjadi pada tahun 38 SM.
Dua hari setelah publikasi studi baru itu, kantor kejaksaan komune Tarascon mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengubah sertifikat kematian Jeanne Louise Kalman.
Artinya, Jeanne Louise Kalman masih diakui sebagai wanita tertua yang pernah hidup di abad modern hingga saat ini. (PNC)