Minggu, 09 Agustus 2026 WIB

Terkait Ngajak Donasi Untuk Beli Kapal Selam,Said Didu : "Kenapa klean kok "ngamuk"

- Selasa, 27 April 2021 14:33 WIB
658 view
Terkait Ngajak Donasi Untuk Beli Kapal Selam,Said Didu : "Kenapa klean kok "ngamuk"
screnshot twitter
PESISIENEWS.COM - Mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu memberikan tanggapan mengenai galang dana pembelian kapal selam pengganti KRI Nanggala-402.
Said Didu menilai bahwa donasi untuk membeli kapal selam sebagai hal yang biasa saja. Dirinya heran jika ada orang yang menolak dengan hal tersebut.
Dia kemudian menyamakan upaya pembelian kapal selam dengan pengumpulan dana secara mandiri dengan pembelian pesawat Garuda.
"Kenapa klean kok "ngamuk" karena ada orang inisiatif kumpulkan uang untuk beli kapal selam padahal dulu orang Aceh mengumpulkan uang utk beli pesawat utk buat Garuda dan berhasil besarkan Garuda," kata Said Didu melalui cuitan di akun twitternya,@msaid_didu, Selasa
(27/4/2021)/
Sehingga, dia meminta agar seluruh pihak biasa saja dengan hal tersebut.[adsense]
"Jadi biasa sajalah," katanya.
Sebelumnya, pada unggahan Ustadz Abdul Somad di media sosialnya
Ustadzabdulsomadofficial, ia mengajak masyarakat agar patungan bagi Indonesia membeli kapal selam baru pengganti Nanggala 402 yang karam, Minggu (25/4/2021).[br]
Dengan nama Patungan Rakyat Indonesia
Membeli Kapal Selam, Ustadz asal Riau ini pun mengunggah foto kapal selam Nanggala 402.
Keterangan foto itu dilengkapi dengan nomor rekening, penggalangan dana tersebut. Dalam
keterangan fotonya ia menerangkan jika aksi patungan rakyat Indonesia membeli kapal selam ini dilakukan Masjid Jogokariyan Jogya.[adsense]
Dengan tagline Rakyat Bersatu, jaga Kedaulatan Laut Kita, donasi patungan rakyat Indonesia membeli kapal selam pengganti Naggala 402 dimulai.

suara.com

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sindikat Curanmor Diciduk Polres Inhil
Jelang Berbuka Puasa, Ketua DPRD Inhil Dan Ketua IWO Inhil Berbincang Santai Di Sekretariat IWO Inhil.
Polda Riau Musnahkan 26,83 KG Sabu
Kepala Desa Diduga Terlibat Perdagangan Bayi
Sate Sianida Sala Sasaran, Terancam Hukuman Mati
PSPS Pekan Baru Di Beli Pengusaha Malaysia
komentar
beritaTerbaru