HUT Bhayangkara ke-80, Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Jaga Kamtibmas Lewat Turnamen Domino
Tembilahan Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan menggelar keg
Artikel
Catatan Redaksi
Pesisirnews.com - Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh setiap tanggal 9 Desember, tahun ini diperingati dalam suasana Pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia.
Banyak persoalan yang muncul akibat pandemi Covid-19 seperti terganggunya perekonomian, terganggunya pendidikan, meningkatnya jumlah pengangguran, bertambahnya angka kemiskinan, hingga memunculkan persoalan kelaparan.
Baca Juga:
Krisis dunia akibat pandemi Covid-19 awalnya diyakini mampu menggugah kesadaran banyak orang di seluruh dunia untuk lebih peduli pada aspek humanitarianisme, mengingat dampak kemanusiaan akibat Covid-19 membuat situasi kehidupan manusia berada di antara hidup dan mati.
Sayangnya situasi yang buruk ini tidak sepenuhnya mampu menggugah rasa kemanusiaan sebagian orang untuk berhenti melakukan berbagai praktek jahat yang tidak manusiawi. Salah satu bentuk praktek jahat itu adalah perbuatan korupsi.
Baca Juga:
Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menulis pernyataan tentang korupsi dalam konteks Covid-19 di situs resmi PBB, mengatakan: “Korupsi adalah kriminal, tidak bermoral dan pengkhianatan terakhir atas kepercayaan publik. Di saat krisis seperti yang dialami dunia sekarang, korupsi jauh lebih berbahaya dibanding dengan pandemi Covid-19 yang terjadi.â€
Pernyataan Sekjen PBB tersebut jelas menunjukan betapa bahayanya korupsi bagi kemanusiaan, meski tanpa krisis pandemi Covid-19 pun kita semua tahu bahwa korupsi adalah kejahatan yang dapat membunuh manusia secara tidak langsung.
Di Indonesia, berdasarkan data lembaga pemantau indeks korupsi global, Transparency International dalam laporan bertajuk 'Global Corruption Barometer-Asia,' Indonesia tahun ini masuk menjadi negara nomor tiga paling korup di Asia. Posisi pertama ditempati India, diikuti Kamboja di peringkat kedua.
Data tersebut tentu bukan suatu prestasi yang membanggakan, melainkan sinyalemen bagaimana persoalan korupsi ternyata belum mampu di selesaikan secara tuntas oleh negara kita.
Persoalan korupsi di Tanah Air makin ditegaskan dengan tertangkapnya dua pejabat tinggi negara oleh KPK beberapa waktu lalu.
Ini belum termasuk beberapa kepala daerah yang tertangkap KPK di saat rakyat butuh alokasi dana agar mampu bertahan menghadapi pandemi Covid-19.
[br]
Melihat keadaan yang memprihatinkan ini, rasanya patut kita bertanya, “apa yang salah dengan penegakan hukum melawan korupsi di negeri ini?â€
Kita menyaksikan, seakan tidak ada ketakutan bagi para perampok uang rakyat ini untuk terus berani melakukan korupsi, bahkan di tengah keadaan yang paling sulit sekali pun.
Sanksi hukum yang berat pun seperti tak membuat gentar dan takut para koruptor untuk terus melakukan korupsi di negara ini.
Padahal, korupsi lambat laun dapat mengikis pondasi suatu negara dengan hilangnya kepercayaan publik kepada penguasa, menciptakan gesekan antar kelompok yang dapat memicu terjadinya perpecahan, hingga akhirnya meruntuhkan sebuah negara.
Sebagai anak bangsa, kita tentu sangat tidak berharap kejadian terburuk itu pada akhirnya terjadi pada negara kita.
Korupsi adalah kejahatan multi aksi di mana dalam prakteknya terdapat unsur penipuan, pencurian, memanipulasi pengawasan yang lemah dan mengaburkan transparansi dengan tujuan mengalihkan sejumlah materi yang bisa berupa uang maupun barang untuk kepentingan pribadi / kelompok.
Padahal di sana ada hak dari orang-orang yang paling membutuhkan, yang dapat menentukan keberlangsungan hidup mereka.
Di Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia tahun ini mari kita berharap para pemimpin negara Indonesia akan semakin peka terhadap bahaya korupsi bagi keberlangsungan generasi penerus bangsa di masa mendatang.
Semoga segala bentuk praktek korupsi yang hanya memperkaya sebagian orang, dan memiskinkan jutaan orang sirna dari perilaku manusia Indonesia.(Ajr)
Tembilahan Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tembilahan menggelar keg
Artikel
Kemuning, 17 Juni 2026 Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke80, Polsek Kemuning menggelar Pembukaan Turnamen Vol
Olah Raga
(Pesisirnews.com) TEMBILAHAN Finalis Bujang Dara Indragiri Hilir (Inhil) Tahun 2026, menyambangi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasd
Artikel
Tembilahan, (17/6/2026) Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muamar Gh
Advertorial
TEMBILAHAN Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir terus memperkuat reformasi birokrasi melalui penerapan sistem manajemen talenta Aparatur
Advertorial
TEMBILAHAN Bencana tanah longsor akibat abrasi terjadi di kawasan Pasar Lama, Jalan Melati RT 001 RW 002, Kelurahan Enok, Kecamatan Enok, K
Artikel
Indragiri Hilir Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan bakti sosial b
Artikel
Mandah Dalam rangka mendukung program swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Bekawan, AIPDA Taufik Akbar,
Artikel
Indragiri Hilir Semangat Piala Dunia 2026 turut dirasakan masyarakat Kecamatan Kateman. Pada Rabu (17/6/2026), Polsek Kateman menggelar
Artikel
TEMBILAHAN &039Bencana abrasi kembali terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir. Pada Selasa (16/6/2026), dua kejadian abrasi d
Peristiwa