Rabu, 09 September 2026 WIB
SEA Games 2017

Lawan Myanmar, Timnas U-22 Usung Strategi Berbeda

- Senin, 28 Agustus 2017 22:09 WIB
339 view
Lawan Myanmar, Timnas U-22 Usung Strategi Berbeda
Internet

Pesisirnews.com - Timnas Indonesia U-22 akan menjalani laga terakhir di SEA Games 2017, Selasa (29/8/2017). Di stadion Majlis Perbandaran Selayang, Tim Garuda Muda akan menghadapi Myanmar dalam laga perebutan medali perunggu.

Seperti dilansir dari Liputan6.com, praktis ini jadi kesempatan terakhir Indonesia untuk meraih medali. Tak heran, pelatih Luis Milla pun tetap serius mempersiapkan pasukannya.

Menariknya, pelatih asal Spanyol itu kemungkinan akan memainkan strategi dan skema berbeda dengan yang dia mainkan lawan Malaysia di semifinal.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-22 sendiri sudah kembali berlatih untuk menghadapi laga terakhir SEA Games 2017 di Stadion Merdeka, Kuala Lumpur, Senin (28/8/2017) sore. Dalam latihan tersebut, Luis Milla memberikan latihan taktik selama kurang lebih 20 menit kepada para pemainnya.

Skema memperkuat pertahanan tampak dipersiapkan Luis Milla. Hal tersebut pun diakui oleh asistennya, Bima Sakti, yang menyebut Tim Garuda akan menunggu serangan dari Myanmar dan kemudian memanfaatkan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan para pemain sayap.

Baca Juga:

"Mereka tim yang bagus dan memiliki kerja sama yang bagus. Serangan balik mereka pun berbahaya. Yang pasti kami akan menunggu mereka terlebih dulu di area pertahanan kita," ungkap Bima Sakti.

Bima Sakti menyebut, pasukan Indonesia harus benar-benar disiplin di laga nanti. "Semua harus kembali ke posisinya dan kita akan lihat kapan harus menekan. Begitu bola bisa direbut serangan balik cepat melalui sayap akan menjadi opsi utama," lanjut asisten pelatih Timnas Indonesia U-22 itu.

Tidak Trauma

Namun, Bima Sakti membantah, skema menunggu itu karena Timnas Indonesia trauma lantaran pernah kalah dari Myanmar di awal tahun ini. Bima menyebut, Tim Garuda Muda sudah banyak perubahan seperti yang diungkapkan oleh pelatih Myanmar, Gerd Zeise.

"Pelatih Myanmar pun mengatakan kemenangan 3-1 yang mereka raih di laga itu bukan patokan atau jaminan," ujar Bima Sakti. "Kerja keras pemain yang telah berjuang di sini harus kita acungi jempol. Ini sebuah proses dari Timnas Indonesia yang semoga bisa lebih baik."

Setelah gagal meraih medali emas di SEA Games 2017, para pemain Timnas Indonesia U-22 sangat termotivasi untuk meraih medali perunggu. Evan Dimas Darmono dkk. berharap bisa kembali ke Indonesia tidak dengan tangan kosong.

SHARE:
beritaTerkait
Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru