Jumat, 24 Juli 2026 WIB
SEA Games 2017

Dua Pesilat Indonesia Tak Kuasa Bendung Air Mata, Saat Merasa Dicurangi Wasit

- Kamis, 24 Agustus 2017 14:18 WIB
414 view
Dua Pesilat Indonesia Tak Kuasa Bendung Air Mata, Saat Merasa Dicurangi Wasit
Bola.com

Pesisirnews.com  - Dua pesilat Indonesia, Yolla Primadona dan Hendy, menangis setelah gagal meraih medali emas pada cabang olahraga pencak silat nomor seni ganda putra SEA Games 2017 di Kuala Lumpur Convention Centre, Kamis (24/8/2017). Sang pelatih, Tulus Pribadi, merasa Prima dan Hendi dicurangi sehingga hanya mendapat medali perak.

Pesilat Malaysia, Taqiyuddin Hamid dan Rosli Syarif, yang tampil perdana mendapat poin tinggi 582. Nilai mereka tak bisa ditandingi Prima dan Hendi yang berstatus juara di Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2016. Medali perunggu menjadi milik Singapura yang mengoleksi 544 poin.

Prima dan Hendy yang meraih perak hanya mengumpulkan 554. Setelah dinyatakan gagal menyalip poin Malaysia, Prima dan Hendy menitikan air mata, seakan tak percaya poin mereka kalah jauh dari duo pesilat Malaysia.

Baca Juga:

"Hendy dan Prima seperti terpukul, mereka menangis karena kecewa. Waktu Kejuaraan Dunia Pencak Silat tahun lalu, poin mereka 577 dan itu menjadi juara," kata Tulus kepada wartawan.

Tulus mengatakan Malaysia tak pantas mendapat poin tinggi. Dia menilai Taqiyuddin dan Rusli tidak punya stamina saat melakukan gerakan.

Baca Juga:

"Malaysia tampil pertama, mereka tidak punya tenaga, tapi bisa emas. Orang awam pun bisa melihat kalau mereka tidak bisa dapat poin setinggi itu. Nilai 582 itu hampir sempurna, tapi mereka tidak bertenaga," sergah Tulus.

Sementara itu, Hendy tak kuasa menahan air mata. Dia berulang kali meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena gagal mempersembahkan emas.

"Saya mohon maaf kepada bangsa Indonesia karena tidak mampu mempersembahkan yang terbaik. Walaupun hasilnya kurang memuaskan tapi tetap disyukuri," ujar Henry menahan tangis.

Senada dengan Hendy, Prima tak bisa menutup kekecewaannya. Terlebih lagi dua pesilat Malaysia yang jadi pesaing mereka punya sangat buruk pada beberapa event pencak silat sebelumnya.

"Kami ini lawan mereka bukan sekali atau dua kali. Kami sudah lima kali berhadapan dengan mereka dan mereka tak pernah naik podium. Tapi di sini (Malaysia), seperti sihir, mereka bisa dapat poin tinggi," ujarnya.

Namun, pesilat Malaysia, Taqiyuddin, merasa pantas meraih medali emas SEA Games 2017. "Kami memang pantas, teknik ini sangat bagus karena kami sudah latihan selama dua tahun untuk tampil di SEA Games.

Sumber Bola.com

SHARE:
beritaTerkait
Bupati Herman Tinjau Revitalisasi SDN 005 Pulau Burung, Pastikan Pembangunan Pendidikan Tepat Waktu dan Berkualitas
Bupati Herman Tutup MTQ Ke-16 Pulau Burung, Ajak Masyarakat Membumikan Al-Qur’an dan Dukung Percepatan Pembangunan Daerah
Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-66
Bupati Inhil Perkuat Sinergi Penyusunan Prioritas Pendanaan KB DBH Tahun 2027
Bupati inhil dan Wali Kota Pekan Baru Nota Kesepahaman Tentang Pembangunan dan Potensi Daerah
Tingkatkan Kapasitas Kader, Ketua TP PKK Inhil Dorong Penguatan Kelembagaan dan Public Speaking
komentar
beritaTerbaru