Selasa, 08 September 2026 WIB

Rumah Gadang Nan Bagonjong Ada Di Dumai

- Senin, 19 Oktober 2015 15:51 WIB
1.649 view
Rumah Gadang Nan Bagonjong Ada Di Dumai
Peresmian Rumah Gadang Nan Bagonjong
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Pimpinan Yube Group H.Yusrizal Koto meresmikan rumah adat suku Minang Kabau yakni Rumah Gadang Nan Bagonjong di jalan Pemuda Darat Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai Barat.

Ribuan pengunjung hadir dalam acara adat guna menyaksikan upacara peresmian rumah adat tersebut. Pengunjung dalam upacara itu bukan hanya berasal dari Dumai, tetapi juga ada dari Jakarta, Sumbar dan Duri.

Acara peresmian yang digelar pada Kamis malam itu juga dihibur dengan Kesenian Irama Minang (KIM), sebuah kesenian yang menggabungkan undian berhadiah dengan seni musik dan pepatah.

Tradisi ini menjadi meriah, lantaran KIM berlangsung selama tiga malam yakni tanggal 15, 16 dan 17 Oktober 2015. Pada malam pertama acara peresmian dan pembukaan, malam ke dua acara KIM sampai malam ke tiga. Upacara ini juga sangat langka diadakan di Dumai, sehingga menarik perhatian begitu banyak orang. Apalagi menghadirkan artis dari kota Sumatera Barat yakni Ajo Buset.

Warga juga dibuat semangat menghadiri hiburan KIM karena menyediakan hadiah yang cukup besar yakni satu buah sepeda motor, kulkas, puluhan kipas angin, ratusan blender, dan ratusan jam dinding. Upacara dimulai dengan sekelompok penari adat mainang kabau, bernyanyi dan tari piring.

Hadir dalam acara itu, Ketua DPRD Dumai, Gusri Effendi, perwakilan Polres Dumai, Ketua PKDP Dumai dan Duri, IKMR dan Datuok Mangkuto X, Mishar dari Mabes Polri Jakarta.

Saat peresmian, H.Yusrizal Koto menyampaikan dan mengingatkan kebudayaan Minang Kabau harus dijaga sebagai jatidiri orang Minang.

“ Terimakasih saya ucapkan kepada tamu undangan yang hadir dalam rangka meresmikan rumah gadang atau rumah bagonjong ini. Saya juga menjunjung tinggi adat melayu, maka dari itu saya sandingkan adat melayu dan adat minang. Pada pintu masuk kita buatkan lembayung sebagai adat melayu dan didalamnya adat minang,” terangnya.

Dan rumah ini juga nantinya, kata H.Yusrizal, adalah tempat berunding orang minang diperantauan. Dia juga mengatakan dengan adanya rumah bagonjong ini bisa mengobat rindu pada kampung halaman.

“ Pemakaian gedung ini terbuka untuk umum siapa saja bisa pakai, bukan saja masyarakat minang, masyarakat melayu dan masyarakat suku lainnya juga bisa memakai gedung ini. Yang penting gedung ini bermanfaat untuk masyarakat Dumai. Dan sekarang kita menginjakkan kaki di bumi melayu, maka budaya melayu kita padukan dengan budaya minang. Karena ibarat pepatah mengatakan, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” pesannya.

Sementara itu, H.Abu Bakar Sidik, tokoh masyarakat minang Dumai mengatakan dalam sambutannya, rumah bagonjong ini dibangun secara pribadi oleh H.Yusrizal Koto untuk warga Dumai dan tak pilih bulu, gunanya untuk keperluan umum.

Ketua DPRD Dumai, Gusri Effendi mengatakan, budaya minang perlu dilestarikan termasuk budaya suku lainnnya yang ada di Dumai. Dan kepada pemko Dumai juga diminta perhatiannya karena Dumai memilki 18 suku kalau perlu tiap suku ada rumah adat sesuai suku masing agar ada rasa kecintaan daerah. (Cah)



Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan KLIK DISINI

SHARE:
beritaTerkait
Plh Bupati Inhil Terima Kunjungan Wabup Tanjung Jabung Barat
Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
komentar
beritaTerbaru