Minggu, 06 September 2026 WIB

Stok Hewan Kurban di Dumai Capai 1.500 Ekor

- Senin, 14 September 2015 20:45 WIB
439 view
Stok Hewan Kurban di Dumai Capai 1.500 Ekor
Hewan Kurban

PESISIRNEWS.COM, DUMAI - Kebutuhan hewan kurban untuk Idul Adha 1436 H / 2015 M di Kota Dumai diperkirakan masih mencukupi. Dimana, stok hewan kurban tahun ini berjumlah 1.500 ekor dan jumlah tersebut sama dengan tahun sebelumnya.

" Kita memprediksi kebutuhan hewan kurban tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya untuk itu kebutuhan hewan kurban masih mencukupi untuk memenuhi permintaan masyarakat Dumai," ujar Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai, H. Syafrizal.

Menurut Syafrizal, dari jumlah 1.500 ekor hewan kurban, total populasi sapi di Kota Dumai hanya 20 persennya atau sekitar 300 ekor, sisanya didatangkan dari luar daerah seperti Jawa, Lampung, Sumbar dan Medan.

Baca Juga:

Meski demikian, Syafrizal mengakui, hingga saat ini masih belum bisa memperkirakan apakah jumlah hewan kurban tahun ini akan mengalami kenaikan atau penurunan sebab harga hewan kurban mengalami kenaikan cukup tinggi.

" Harga sapi tahun ini berkisar dari Rp.13 juta hingga Rp.16 Juta," bebernya.

Baca Juga:

Terkait pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Syafrizal mengaku sudah membentuk petugas pemeriksaan kesehatan hewan kurban agar daging hewan kurban layak konsumsi dan tidak menularkan penyakit berbahaya ke manusia.

" Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, Disnakkanla Kota Dumai sudah membentuk tim pemeriksa kesehatan hewan kurban. Tim terdiri dari 10 orang dokter hewan dan 40 para medis dibantu sarjana peternakan," imbuhnya.

Pemeriksaan akan dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama petugas medis akan melakukan pemeriksaan fisik, jika lulus tes fisik sapi atau kambing akan diberi stempel dan surat keterangan sehat. Untuk pemeriksaan fisik akan dilakukan diseluruh pusat penjualan sapi dan kambing dikota Dumai.

Pemeriksaan akan dilaksanakan di lokasi penampungan hewan kurban, setelah diperiksa Disnakkanla akan mengeluarkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Tahap selanjutnya, tim akan melakukan pemeriksaan daging hewan kurban, untuk tahap kedua pemeriksaan dilakukan setelah dilaksanakan pemotongan. Tim akan mengambil hati dan darah hewan kurban untuk diperiksa. jika hewan tersebut terinfeksi penyakit berbahaya akan langsung dimusnahkan.

Pemeriksaan daging hewan kurban akan dilakukan di Masjid dan tempat pemotongan hewan kurban yang ada dikota Dumai, dan saat ini petuas Disnakkanla tengah melakukan pendataan tempat penampungan dan pemotongan hewan kurban idul Adha.

" Mudah-mudahan pemeriksaan kesehatan ini dapat menghindari berbagai penyakit yang dapat ditularkan dari hewan kurban ke manusia atau yang disebut dengan zoonosi," tutupnya.(CP)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja
Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung
Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
komentar
beritaTerbaru