Senin, 07 September 2026 WIB

Listrik Hidup Mati, Anggota DPRD Meranti Kesalkan Pelayanan PLN

- Selasa, 09 Juni 2015 16:29 WIB
674 view
Listrik Hidup Mati, Anggota DPRD Meranti Kesalkan Pelayanan PLN
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Listrik sering hidup mati, Anggota Legislatif Kepulauan Meranti, Darwin Susandy SHum, merasa kesal dengan kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Selatpanjang. Pasalnya, listrik yang sudah beberapa kali hidup mati, sejak pagi hingga pukul 10-an Wib itu, membuat ia harus berjam-jam antre mengurus paspor.  

"Saya sedang mengurus paspor di Imigrasi, tapi listriknya hidup mati. Jadi saya dan warga lainnya harus berjam-jam antre," ucap Darwin, Selasa (9/6/2015). 

Ia sendiri mengaku sudah lebih 2 jam antre dan belum juga selesai kepengurusan paspor itu. Bukan karena warga yang mengurus paspor terlalu ramai, tapi karena setiap tahapan yang harus dilalui terganggu akibat listrik hidup mati. 

"Mau foto mati lampu, itu sangat mengganggu. Mungkin saja ada orang sakit yang harus didahului, tapi tetap saja tidak bisa kalau listriknya begini," ujar Ketua Fraksi PAN DPRD Kepulauan Meranti itu. 

Untuk itu, Dewan Dapil Meranti 1 ini meminta kepada PLN Rayon Selatpanjang untuk lebih fokus dalam melayani kemistrikan di Kota Sagu itu, "PLN harus lebih fokus, 1 jam saja mati lampu kita sudah rugi besar. Banyak tempat sudah menggunakan sistem komputerisasi, kalau terus begini jangan mengharapkan daerah kita cepat berkembang," terangnya. 

Sementara itu, Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Asmardi, mengaku adanya gangguan di Desa Alai, Tebingtinggi Barat, "Terdeteksi ada gangguan jaringan di Desa Alai. Tadi pas mati lampu, kita coba masukkan beban, dia jatuh lagi. Anggota kita sudah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan," ungkap Asmardi. (Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
komentar
beritaTerbaru