Selasa, 08 September 2026 WIB

PMM Dambaan Masyarakat Desa

- Kamis, 21 Mei 2015 23:59 WIB
416 view
PMM Dambaan Masyarakat Desa
MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Melalui Program Meranti Mandiri (PMM), yakni program pembangunan yang dirancang oleh Pemda untuk menjawab Program Nasional Perberdayaan Masyarakat (PNPM) yang dihapus Pemerintah Pusat, Pemkab Meranti berkomitmen untuk membangun Desa, karena Pemda menyadari PMM sangat didambakan oleh masyarakat Desa.

Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan Msi, saat pelantikan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Rabu (20/5/2015). Dikatakan Irwan, dari PMM tersebut Desa akan mendapatkan rata-rata Rp1,4 miliar pertahun, khusus Tj. Padang Rp1,6 miliar, Desa Dedap dijatahi Rp1,5 miliar.

"Dana ini boleh dibangun apa saja, berbagai infrastruktur strategis, karena memang untuk mengantisipasi jangan sampai desa tidak mendapat alokasi anggaran pembangunan dari APBD, maka kini langsung kita serahkan melalui PMM," jelas Irwan.

Dia juga menambahkan, Dana Desa itu sendiri akan diserahkan ke Pemerintahan Desa masing-masing, dimana pemanfaatanya dikoordinasikan dengan BPD dan masyarakat setempat, dalam menyusun perencanaan pembangunan desa, "Jadi dana PMM ini dilaksanakan, diawasi dan dinikmati sendiri oleh masyarakat desa," ungkapnya.

Irwan mengingatkan, dana PMM itu hendaknya digunakan sebenar-benarnya karena harus dipertanggungjawabkan, "Mari manfaatkan anggaran itu dengan sebenar-benarnya, karena akan diawasi dan diperiksa oleh Inspektorat Meranti, sehingga tidak menimbulkan masalah hukum dikemudian hari," tegas Irwan. (Adi)

SHARE:
beritaTerkait
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
komentar
beritaTerbaru