Senin, 07 September 2026 WIB

Diskes Berikan Bantuan Tripikon ke Warga Bantaran Sungai Dumai

- Minggu, 05 April 2015 19:49 WIB
586 view
Diskes Berikan Bantuan Tripikon ke Warga Bantaran Sungai Dumai
Kadiskes, H. Faisal foto bersama usai menyerahkan bantuan Tripikon kepada warga RT 04 Kelurahan Bukit Datuk. Bantuan diterima Lurah Bukit Datuk, Dasuki.
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Guna mengimplementasikan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 3 Tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Dinas Kesehatan Kota Dumai, telah menyerahkan bantuan tripikon kepada masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Dumai, RT. 04 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.

Bantuan tesebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H.Faisal didampingi Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3L) Dinkes Dumai, Romauli kepada Lurah Bukit Datuk Dasuki, yang disaksikan oleh Sekcam Dumai Selatan, Ketua RT. 04 Kelurahan Bukit Datuk serta tamu undangan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, H. Faisal, Minggu (5/4/2015) mengatakan, bahwa bantuan tripikon tersebut merupakan upaya Pemerintah Kota Dumai dalam mensukseskan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) serta mensukseskan program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Menurut Faisal, ini merupakan kali pertama dikenalkannya produk jamban sehat untuk wilayah perairan, namanya adalah tripikon.

"Tripikon merupakan jamban yang dimodifikasi khusus bagi penduduk yang tinggal di bantaran sungai. Untuk tahap pertama 2 Kepala Keluarga mendapatkan Tripikon gratis dari Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai," kata Faisal.
 
Nantinya produk ini, lanjut Faisal, akan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat yang tinggal dipinggir sungai untuk memiliki jamban sehat dan masyarakat tidak lagi BAB sembarangan untuk mensukseskan program PHBS.

"Melalui program ini, kami berharap agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai Dumai bisa menerapkan progran PHBS, terutama merubah kebiasaan BAB sembarangan. Sebab, bilamana lingkungan bebas dari kotaran, maka kita akan dapat mencegah menurunnya angka diare dan mencegah terjadinya penyakit lain yang berhubungan dengan air dan sanitasi, seperti gatal-gatal dan DBD," harapnya.

Diakui Faisal, pihaknya sudah melakukan mapping terhadap penduduk yang tinggal di bantaran sungai, sehingga kedepannya Dinas Kesehatan Kota Dumai akan terus melakukan upaya pemicuan agar masyarakat yang tinggal dibantaran sungai tidak lagi BAB sembarangan dan mengajak masyarakat sekelilingnya untuk berprilaku hidup bersih dansehat.

Terakhir, Faisal menyebutkan bahwa program STBM untuk mensukseskan program Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai penerus program Millenium Development Goals (MDGs).

"Semoga apa yang dilakukan Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan Kota Dumai akan mendapatkan dukungan dari masyarakat Kota Dumai, sehingga apa yang menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan dapat tercapai dengan baik," pungkasnya. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
komentar
beritaTerbaru