Senin, 07 September 2026 WIB

"Rumah Saya Hanya Tinggal Puing"

- Rabu, 01 April 2015 19:42 WIB
433 view
DUMAI, PESISIRNEWS.COM - Nasib naas menimpa warga Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur. Pasalnya, terhitung beberapa menit setelah ditinggal oleh penghuninya, rumah panggung di Kelurahan Bukit Batrem I Kecamatan Dumai Timur ludes dilalap si jago merah, Rabu (1/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, kebakaran yang menghabiskan seisi rumah tersebut diketahui bernama Teguh. Namun apa penyebab pasti dari kebakaran tersebut, tidak diketahui secara pasti oleh pemilik rumah dan warga setempat.

Tetangga korban, Ani (38) mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.15 WIB, dimana saat api mulai melalap rumah yang dominan berbahan dasar kayu itu, sebelumnya sempat terjadi ledakan dengan dentuman yang cukup keras. Dugaan kuat ledakan itu berasal dari tabung gas yang tedapat di rumah tersebut.

"Kita tidak tahu persis awal kejadian kebakaran ini, namun yang kita tahu api sudah mulai membakar seisi rumah yang berasal dari belakangan rumah pak Teguh," kata Ani.

Ani juga mengatakan, saat kebakaran berlangsung dirinya berserta warga setempat telah berupaya untuk menyelamatkan barang-barang dan perabotan yang berada didalam rumah, namun dikarenakan api yang begitu besar dan cepat menyebar keseluruh bangunan rumah tersebut membuat warga tidak dapat berbuat banyak.

"Saat kita membuka pintu belakang rumah, api sudah mengelilingi semua ruangan yang membuat kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi," ucapnya.

Di lokasi kejadian, pemilik rumah, Teguh menyampaikan, bahwa pada saat kejadian tersebut, kediamannya sedang berada ataupun dalam keadaan kosong yang notabene ditinggal oleh Teguh pergi untuk mengambil obat, sementara kedua anaknya sedang bekerja seperti biasa. Namun baru beberapa menit di tinggal Teguh, ternyata rumahnya tersebut telah habis dilalap sijago merah.

"Memang pada saat kejadian, rumah saya sedang dalam keadaan kosong yang memang saya tinggal sebentar untuk pergi mengambil obat atas penyakit struk yang saya derita ini," ujar Teguh.

Setibanya di tempat pengambilan obat lanjut Teguh menceritakan, dirinya menerima telephone dari warga sepetempat bahwa tempat tinggalnya telah terbakar, dan tanpa pikir panjang Teguh lantas bergegas pulang ke rumahnya.

"Rumah saya hanya tinggal puing kebakaran," tutupnya.

Pantauan di lokasi kebakaran, amukan "Si Jago Merah" tidak membutuhkan waktu lama untuk meratakan seluruh sudut bangunan rumah yang terbuat dari bahan dasar papan tersebut. Hanya dengan waktu 15 menit, rumah Teguh rata dengan tanah. (via)

SHARE:
beritaTerkait
Cegah Karhutla Kembali Berkobar, Ekskavator PC200 Buka Akses dan Gali Embung
Pemkab Inhil Normalisasi Parit 600 Meter, Perkuat Sumber Air untuk Penanganan Karhutla
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Karhutla di Dayun Siak, Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
komentar
beritaTerbaru