Sabtu, 05 September 2026 WIB

Komisi I DPRD Rohil Audiensi Bersama Ormas Sepakat Adanya Perda Pekat

- Jumat, 08 September 2017 08:32 WIB
259 view
Komisi I DPRD Rohil Audiensi Bersama Ormas Sepakat Adanya Perda Pekat
Rohil, Pesisirnews.com - Komisi A DPRD Rokan Hilir (Rohil ) melakukan Audiensi terkait permasalahan penyakit masyarakat (Pekat) yang dianggap telah melebar kemana mana khususnya wilayah Kabupaten Rohil Provinsi Riau

Audiensi Pekat dihadiri Wakil Ketua DPRD Abdul Khosim,SE, Ketua Komisi I Abu Khoiri ,dan Anggota Komisi I Habib Nur ,Kamis 7/9/2017 Diaula Rapat Kantor DPRD Rohil. 

Sedangkan yang datang mengikuti Audiensi bersama Komisi A DPRD Rohil Presiden Ipemarohi, Ormas, Okp, KNPI, Pekat IB, Lintas Suku, Lintas Gereja, lintas agama dan beberapa Pemuda Rohil. 

Ketua Komisi I DPRD Rohil Abu Khoiri mengatakan bahwa kegiatan penyakit masyarakat (Pekat) dipalika Rokan hilir sangat Vulgar maka demo damai para jemaah setelah usai melaksanakan sholat idul adha kemaren. 

"DPRD komisi I berterima kasih kepada aparat hukum kepolisian telah melakukan tindakan persuasif lakukan penutupan perjudian togel dan cap ji kie dalam tiga hari sudah tidak ada kenampakan beroperasi lagi" kata abu. 

Sementara Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir, Abdul Khosim, SE merupakan putra panipahan mengatakan ia siap berdiskusi masalah ini, tapi selama ini tak minta ini terekposekan terkait dengan pekat khusus perjudian diwilayah Rohil. 

Anggota Satgas Ikatan pemuda karya (IPK) Zulkifli mengungkapkan bahwa kami kepada IPK kedepan ingin menutupi semua aktivitas pekat yang ada Rohil Bagansiapiapi. 

Dia menambahkan untuk melakukan menutupi aktivitas pekat bukanlah hal mudah, pada intinya melakukan langkah konkrit terbaik dengan secara 
Kebersamaan. 

"Harapan IPK terkait permasalahan penutupan perjudian ini jangan hanya habis diskusi disini saja mari kita upaya seluruh pekat dirohil tidak ada lagi aktivitas "tegas Zukifli

Sementara Ormas Muhammadiyah Hamdani, dia berharap kepada DPRD untuk cari solusi persoalan pekat ini, hal ini juga menyangkut persoalan masyarakat, kenapa masyarakat berbuat demikian tentu adanya aktornya. 

"Akibat dari perjudian ini sehingga bisa orang melakukan pencurian mungkin juga karena kondisi ekonomi minta semua ormas untuk mencari solusi mengatasi persoalan dampak perjudian banyak juga terjadi perkelahian suami dan isteri itu juga dengarkan dari masyarakat semuanya bermuara dari perjudian  kita minta  aktivitas gelper ini dihentikan, "ujar Hamdani

"Memang kita akui Pekat merupakan tugas kepolisian, akan tetapi perda kamtibmas harus dijalankan satpol pp ,sebelum kami melakukan aksi langkah lebih jauh, Perda perizinan diterbit pemda agar kami juga ingin mengetahui sejauh mana bunyinya "kata Hamdani lagi.(rd/am)

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja
Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung
Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
komentar
beritaTerbaru