Minggu, 06 September 2026 WIB
Bentuk Kepedulian

Gaji Anggota DPRD Rohil Dari Partai PKB Dipotong Untuk Rohingya

- Jumat, 08 September 2017 07:53 WIB
780 view
Gaji Anggota DPRD Rohil Dari Partai PKB Dipotong Untuk Rohingya
Rohil, Pesisirnews.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) juga turut ambil andil terhadap kepedulian etnis Rohingya yang menjadi konflik korban kemanusiaan di negara Myanmar. 

Wakil Ketua DPRD Rohil Drs Syarifuddin MM yang merupakan Ketua DPC PKB Rohil ‎saat dikonfirmasi, Kamis (7/9) mengatakan fraksi PKB Rohil juga akan melakukan hal yang sama untuk memotong gaji anggota DPRD Fraksi PKB untuk disumbangkan ke Rohingya. 

"Sebagai bentuk kepedulian terhadap Rohingya, nanti kita fraksi PKB akan melakukan rapat‎ agar sepakat untuk potong gajinya," ujar wakil rakyat asal Baganbatu itu.

Untuk di Rohil, periode 2014-2019 ini ada lima orang anggota dewan fraksi PKB. ‎Mereka adalah Drs Syarifuddin MM, Zulfikar,  Hendriza, Habib Nur dan Abu Khoiri. "Untuk bulan ini kita belum gajian, jika dalam waktu dekat gaji keluar baru akan dipotong langsung," ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Om Udin itu mengatakan, hal itu juga menindak lanjuti arahan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar agar seluruh kader PKB baik yang dipusat, provinsi maupun kabupaten untuk dapat menyumbangkan gajinya.

‎"Mudah-mudahan dengan adanya bentuk solidaritas ini, bisa membantu dan meringankan beban etnis Rohingya dan permasalahan ini bisa cepat selesai dengan adanya dukungan dari berbagai pihak," tandasnya.(rd/sn). 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja
Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung
Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
komentar
beritaTerbaru