Sabtu, 05 September 2026 WIB

Puluhan Mahasiswa Simpang Kanan Orasi di Depan Kantor Camat Simpang Kanan, Minta Camat Diganti

- Sabtu, 01 September 2018 17:17 WIB
770 view
Puluhan Mahasiswa Simpang Kanan Orasi di Depan Kantor Camat Simpang Kanan, Minta Camat Diganti

Simpang Kanan, Pesisirnews.com - Selelompok mahasiswa dan masyarakat Simpang Kanan yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Simpang Kanan Bersatu (AMMASKB) melakukan unjuk rasa ke kantor camat Simpang Kanan, Jumat (31/8/2018) .

Pantauan dilokasi, AMMASKB yang berjumlah ratusan orang ini sebelum melakukan unjuk rasa di depan kantor camat ratusan AMMASKB ini berjalan kaki yang dimulai dari tugu bundaran Simpan Kanan hingga ke kantor camat Simpang Kanan.

Namun, sekitar 2 jam setelah melakukan orasi didepan pintu gerbang kantor camat, rayusan AMMASKB mendesak untuk membuka pintu gerbang dengan tujuan melalukan orasi di halaman kantor camat, dan sempat dilakukan negosiasi antara AMMASKB, dengan camat dan aparat pengamanan (Polri, TNI dan Satpol PP) dan sampai berita ini diturunkan unjuk rasa masih berlangsung dihalaman di kantor camat.

Baca Juga:

Dalam orasinya, AMMASKB yang disampaikan melalui koordinator umum Azuan Hilmi dan koordinator lapangan Muhammad Nurlatif menyampaikan beberapa hal tuntutan diantaranya,1. Meminta kepada Bupati Rolan Hilir untuk memberikan sanksi administratif kepada camat dan perangkatnya yang terlibat.2.Meminta pihal kepolisian dan kejaksaan untuk menindaklanjuti  laporan dugaan pungutan liar 3. Meminta Bupati Rohil untuk mengganti camat karena telah membuat gaduh dan tidak mampu memimpin kecamatan Simpang Kanan 4.Apabila tuntan tidak direspon oleh Bupati Rohil, maka akan bertahan menduduki kantor camat sampai tuntutan dipenuhi.

AMMASKB yang disampaikan melalui Koordinator lapangan Muhammad Nur Latif mengatakan, orasi ini dilakukan dengan dasar laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan camat dan perangkatnya terhadap pembuatan administrasi kependudukan, Sertifikat tanah/ Prona (Program Agraria Nasional) dan diduga adanya setoran bulanan dari perusahaan yang ada di Simpang Kanan serta tidak adanya transparansi dana bina lingkungan/ CSR/ Tanggung jawab sosial perusahaan dan transparansi pengelolaan dana operasional kegiatan kecamatan serta tidak adanya transparansi pungutan dana untuk pelantikan penghulu se kecamatan.

Baca Juga:

Nurlatif mengaku, unjuk rasa ini dilakukan juga sebagai bentuk ketidakpuasan mahasiswa dan masyarakat Simpang Kanan terhadap kepemimpinana camat yang tak sepatutnya diluar kewajaran dan kewenamgannya.

"Maka kami mahasiswa dan masyarakat simpang kanan sangat perlu mengambil  sikap dan tindakan," kata M Nur Latif. (bim). 

SHARE:
beritaTerkait
Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi
Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan
Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja
Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung
Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
komentar
beritaTerbaru